Pemilu 2024

Dua Laporan Partai Berkarya Soal Dugaan Pelanggaran Administrasi Pemilu 2024 Ditolak Bawaslu

Berkas pendaftaran Partai Berkarya tidak lengkap untuk ikut ke tahapan Pemilu 2024 selanjutnya.

Editor: Yaspen Martinus
Istimewa
Dua laporan dugaan pelanggaran administrasi Pemilu 2024 yang diajukan Partai Berkarya, ditolak oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Dua laporan dugaan pelanggaran administrasi Pemilu 2024 yang diajukan Partai Berkarya, ditolak oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Berkas pendaftaran Partai Berkarya tidak lengkap untuk ikut ke tahapan Pemilu 2024 selanjutnya.

Ada dua orang yang sama-sama mengajukan laporan dugan dari Partai Berkarya, yaitu pelapor Muchdi PR dan Nimran Abdurrahman.

Untuk pelapor Muchi PR, laporan ditolak oleh Bawaslu pada Kamis (25/8/2022) lalu, sedangkan untuk pelapor Nimran Abddurrahman ditolak oleh Bawaslu pada Jumat (26/8/2022) sore.

Terkait pihak partai politik (parpol) mengajukan laporan lebih dari satu orang, anggota Bawaslu Lolly Suhenty mengatakan, selama pelapor merupakan warga Indonesia (WNI) dan punya hak pilih, maka mereka bisa mengajukan laporan.

"Seluruh pelapor ini WNI yang punya hak pilih (syarat formil) namun juga mewakili parpol dengan surat kuasa," ujar Lolly, Jumat (26/8/2022).

Baca juga: Ketua Komisi Kejaksaan: Tanpa Motif Kuat, Bagaimana Jaksa Membuktikan dan Mengancam Hukuman Mati?

Dari 16 parpol yang tidak lengkap berkas pendaftarannya, terdata di Bawaslu ada tujuh parpol yang mengajukan laporan, empat parpol diterima laporannya dan berlanjut ke tahap ajudikasi.

Empat parpol yang laporannya diterima adalah Partai Pelita, Partai Indonesia Bersatu (IBU), Partai Bhinneka Indonesia, dan Partai Kedaulatan Rakyat.

Sedangkan parpol yang ditolak adalah Partai Karya Republik, Partai Berkarya, dan Partai Kongres.

Empat parpol yang laporannya diterima akan kembali melanjutkan sidang pada Senin (29/8/2022) dan Selasa (30/8/2022) pekan depan di Bawaslu. (Mario Christian Sumampow)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved