Judi Online

Polres Karawang Tangkap Tujuh Bandar Judi Online, Dapat Untung Rp 14 Juta per Bulan

Polres Karawang berhasil mengungkap judi online yang marak di wilayah industri itu. Ada tujuh bandar yang berhasil ditangkap.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Muh Azzam
Polres Karawang, Jawa Barat, menangkap tujuh pelaku judi online. Dari kegiatannya itu para pelaku mendapatkan keuntungan hingga belasan juta rupiah. 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG - Polres Karawang, Jawa Barat menangkap tujuh pelaku judi online.

Dari kegiatannya itu para pelaku mendapatkan keuntungan hingga belasan juta rupiah.

Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Arief Bastomy mengungkapkan tujuh pelaku yang diamankan berinisial R, AS, AL, K, S, AK dan I.

"Lima tersangka diamankan jajaran Reskrim Polres Karawang, dua tersangka oleh jajaran polsek," katanya, Kamis (25/8/2022).

Dia menjelaskan, para tersangka diamankan dari sejumlah lokasi di wilayah Karawang.

Mereka merupakan para bandar judi online.

Dari mereka pihak kepolisian mengamankan handphone, beberapa lembar kertas bukti perjudian dan sejumlah aplikasi judi di dalam handphone.

"Dari hasil cek transaksi, para bandar memiliki keuntungan rata-rata Rp14 juta per bulan" katanya.

Dari hasil pemeriksaan, kata Tomy, sebagian besar para tersangka telah menjadi bandar judi online sejak lama, ada beberapa yang baru.

Baca juga: Ketua Umum DPP KNPI Dukung Kapolri Berantas Mafia, Narkoba Hingga Judi Online: Sangat Responsif

Untuk para pelaku yang diamankan mereka berprofesi dari wirausaha hingga karyawan swasta. "Alasannya jadi bandar judi online karena urusan ekonomi, "jelasnya.

Terkait jaringan, pihaknya masih belum bisa memastikan. Karena masih akan melakukan penyelidikan terhadap pelaku judi online tersebut.

"Kepada yang telah diamankan tersebut merupakan jaringan mafia judi atau seperti apa kita masih dalam penyelidikan serta pengembangan lebih lanjut," katanta.

Para tersangka dikenakan KUHPidana Pasal 303 dengan ancaman sepuluh tahun penjara, ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved