Breaking News:

Jual Beli Jabatan ASN

Kepala BKD DKI Jakarta Tuntut Bukti Jual Beli Jabatan ASN Terhadap Penyebar Isu

Kepala BKD DKI Jakarta Maria Qibtya gerah atas isu jual beli jabatan di Pemprov DKI, menurutnya itu telah mencoreng, sehingga dia menuntut bukti.

kastara.id
Kepala BKD DKI Jakarta Maria Qibtya menuntut bukti kepada orang yang menghembuskan isi jual beli jabatan ASN, karena bisa merusak citra. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Maria Qibtya menanggapi isu adanya jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ia mengaku tidak tahu dan meminta pembuktian atas isu tersebut.

"Kalau itu ada (jual beli jabatan),  berarti itu oknum. Artinya saya tidak tahu, karena saya dengar berita ini juga dari rapat dewan. Saya sebenarnya butuh pembuktian," kata Maria, Kamis (25/8/2022).

Menurut Maria, tidak pernah terjadi praktik kecurangan jual beli jabatan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Sebab, pihaknya melakukan perekrutan jabatan sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

"Alhamdulillah di jajaran kami tidak ada (jual beli jabatan), karena semua mekanisme dilaksanakan sesuai dengan aturan yang ada," imbuhnya.

Maria mengungkapkan, rekrutmen jabatan di Pemprov DKI Jakarta melewati beberapa tahapan, seperti adanya usulan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah terkait.

Baca juga: Munjirin Berharap HUT ke 77 RI Membuat ASN di Pemkot Jakarta Selatan Bekerja Lebih Baik

Kemudian, usulan tersebut akan diuji kompetensinya terlebih dahulu.

"Itu nanti akan dipakai sebagai bahan di Badan Pertimbangan Jabatan (Baperjab). Baperjab itu ada Pak Sekda yang memimpin, dan anggota Baperja itu ada SKPD, Pak Inspektur, Pak Aspem dan BKD,” tuturnya.

Andaikan terjadi jual beli jabatan, Maria memastikan bakal menindaklanjuti hal tersebut.

Kendati demikian, pihaknya tidak  menindaklanjuti isu jual tersebut, sebab tidak ada yang melaporkan.

Jadi sepanjang tidak ada laporan, kami pikir "tidak ada yang perlu ditindaklanjuti. Enggak ada laporan, makanya kalau ada berita seperti gitu ya dibuktikan saja. Kalau memang terbukti, kan itu oknumnya ada," tukasnya.

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) menyesali isu yang beredar soal jual beli jabatan ASN.
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) menyesali isu yang beredar soal jual beli jabatan ASN. (warta kota/leonardos wical)

Sebelumnya, Wakil Gubenur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria membantah adanya praktik jual beli jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

"Prinsipnya, kami Pemprov tidak melakukan dan tidak membenarkan hal tersebut ya," ujar pria yang akrab dipanggil Ariza secara tegas, Rabu (24/8/2022).

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved