Kejuaraan Dunia Pokemon

Rafli Attar Rico, Wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia Pokemon, Main Kartu 12 Jam Sehari

Rafli Attar Ricco mewakili Indonesia tampil pada Kejuaraan Dunia Pokemon 2022 yang berlangsung di London, Inggris.

Wartakotalive/Alfarizy Ajie Fadhilah
Rafli Attar Rico mewakili Indonesia pada ajang Kejuaraan Dunia Pokemon 2022 di London, Inggris. 

Semenjak pertama kali (ikut kejuaraan) di dunia, dan dapat hadiah yang lumayan besar, ratusan juta, mama mulai setuju. Dia (mama) bilang kalau ini hobi kamu, ya lanjutkan, karena waktu itu kan saya sudah mulai besar ya, usia SMP dan SMA.


Terkait kejuaraan di London, bisa diceritakan proses awalnya?

Karena tahun ini masih pandemi Covid-19, jadi enggak bisa mengadakan lomba dengan kapasitas besar. Biasanya lomba nasional itu ratusan orang main di satu ballroom atau venue mal gitu. Namun karena pandemi, kami harus penyisihan di kota-kota.

Nah saya kan kuliah di Solo, jadi waktu itu ikut kualitikasi di Semarang karena di Solo waktu itu enggak ada. Main di Semarang, juara dan akhirnya lolos regional dan lolos tingkat nasional.

Di nasional itu ada 32 (trainer) terbaik dari setiap kota. Saya main empat sampai lima kali hingga akhirnya juara. Pas juara, saya pakai "deck Mew VMEX", itu update terbaru tapi daftarnya deck-nya saya buat sendiri.


Bagaimana perkembangan dunia kartu Pokemon di Indonesia?

Dulu pertama kali beli royal deck itu harganya Rp200.000 sampai Rp300.000. Sekarang kan royal deck ada yang harganya Rp80.000 yang versi bahasa Indonesia. Sekarang perkembangannya jauh (lebih mudah), harga kartu juga mudah dijangkau karena dulu kan kartunya bahasa Inggris, dan Pokemon baru cetak kartu versi Bahasa Indonesia itu tahun 2019.

Dulu waktu kartu Pokemon bahasa Inggris, itu pemainnya jago-jago banget, tapi itu komunitasnya kecil, di nasional aja cuma 30-40 orang, kurang kompetitif. Padahal di Amerika Serikat atau Eropa sudah jadi suatu pekerjaan juga. Kalau di Indonesia mungkin kurang perhatian saja sih, karena belum menentu nominal hadiahnya, jadi seperti pekerjaan sampingan.

Baca juga: VIDEO: Rafli Attar Ricco Wakili Indonesia ke Kompetisi Pokemon di Inggris

Yang jelas perkembangannya sekarang ini drastis ya, mungkin karena faktor kemudahan menjangkau kartu Pokemonnya. Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) itu paling ramai komunitasnya. Permainan ini seperti catur, yang butuh strategi dan mental, jadi walaupun sudah mau menang tapi enggak fokus, malah bisa blunder, makanya harus punya mental yang stabil juga. Butuh jam terbang yang artinya harus rutin diselenggarakan turnamen.


Tips Anda untuk pemula yang ingin bermain kartu Pokemon?

Coba dulu main Pokemon, tonton kompetisinya karena saya pun dari situ belajarnya. Kemudian mulai coba ikut perlombaan, pasti suasananya beda kan, nanti setelah sudah merasakan vibes-nya, dan sudah melihat ada potensi pasti lanjut main.

Terkait pembagian waktu, karena saya sudah punya dasarnya, cuma ketika mau ada event besar, 1-2 minggu sebelumnya itu saya latihan dulu, online. Tapi kalau lagi libur, dulu saya bisa main 12 jam dalam sehari.

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved