Harga BBM Naik

Politisi PKS Sedih Lihat Nasib Nelayan, Tertindas Jika Pemerintah Menaikkan Harga Solar

Politisi PKS Riyono prihatin atas rencana pemerintah yang hendak menaikkan harga solar dan pertalite, karena menyengsarakan rakyat seperti nelayan.

Warta Kota/M. Rifqi Ibnumasy
Ilustrasi - Nelayan bakal terkapar jika pemerintah menaikkan harga solar, dampak perang Rusia-Ukraina. Beban berat yang dialami nelayan bisa memicu persoalan baru. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Partai oposisi menolak rencana pemerintah yang ingin menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Kebijakan itu bisa berdampak besar bagi masyarakat kecil, salah satunya nelayan yang sangat bergantung pada solar.

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bidang Tani dan Nelayan Riyono mengatakan, kenaikan harga BBM subsidi semakin memukul kondisi nelayan kecil.

Sebelumnya kenaikan harga solar nonsubsidi sudah memukul nelayan dan dunia perikanan. 

Kata dia, penderitaan nelayan dan dunia perikanan bertambah dengan harga solar yang mencapai Rp 23.000 per liter di wilayah Timur Indonesia.

Jika harga solar terus dinaikkan, dia khawatir hidup nelayan bakal semakin kesulitan.

“Ada hampir 3.000 kapal tidak bisa melaut karena biaya BBM membengkak sampai 60 persen dari biasanya. Kenaikan BBM dan juga diiringi kenaikan perbekalan membuat sekarat nelayan,” kata Riyono, Rabu (24/8/2022).

Menurut Riyono, kenaikan BBM ini berdampak sangat serius karena hampir 7.000 kapal di atas 30 gross tonnage (GT) yang terancam bangkrut akibat kenaikan harga solar ini.

Belum lagi jika solar subsidi dinaikkan, jumlah nelayan kecil yang terdampak akan sangat besar.

Baca juga: Garmin Edge 1040 Solar Rilis di Indonesia, Komputer Sepeda GPS dengan Pengisian Daya Tenaga Surya

“Visi poros maritim tidak mampu hadir di saat nelayan susah, negara tidak hadir saat kondisi susah,” ketus Riyono. 

Secara tegas, Riyono memaparkan nelayan binaan PKS tegas menolak dan meminta dana pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Provinsi Kalomantan Timur agar dialihkan untuk subsidi solar bagi nelayan kecil.

Bagi dia, rencana kenaikan BBM subsidi semakin memperberat kondisi sektor perikanan. 

Riyono memandang, harapan baru nelayan dan sektor perikanan yang mampu bangkit sebagai pendongkrak ekonomi nasional, justru terganjal oleh berbagai regulasi dan kondisi yang memberatkan nelayan dan pelaku usaha perikanan.

Baca juga: Presiden Partai Buruh: Kenaikan Harga Pertalite Bisa Akibatkan Inflasi Tembus 6,5 Persen

“Kontroversi PP 85 (tahun 2021 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang Berlaku pada Kementerian Kelautan dan Perikanan), serta sistem penangkapan terukur membuat gaduh dan mandeknya sektor perikanan. Nampaknya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) belum memahami psikologi serta denyut nadi nelayan,” jelas Riyono.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved