Anies Baswedan Dapat SP 2 dari KOPAJA, Ahmad Riza Patria Bela dengan Bandingkan Era Ahok

Ahmad Riza Patri membela Anies Baswedan yang mendapat SP 2 dari KOPAJA dengan membandingkannya pada era gubernur sebelumnya Basuki Tjahaja Purnama.

Warta Kota/Leonardus Wical Zelena Arga
Ahmad Riza Patri membela Anies Baswedan yang mendapat SP 2 dari KOPAJA dengan membandingkannya pada era gubernur sebelumnya Basuki Tjahaja Purnama. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Wakil Gubenur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria berkomentar terkait Surat Peringatan (SP) 2 yang diberikan oleh Koalisi Perjuangan Warga Jakarta (KOPAJA) kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

SP 2 diberikan sebagai bentuk tuntutan untuk menyelesaikan permasalahan di Jakarta selama lima tahun Anies memimpin Ibu Kota.

"Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak bisa begitu saja menyelesaikan seluruh permasalahan di Jakarta secara singkat," ujar pria yang akrab dipanggil Ariza, Selasa (23/8/2022).

Ariza menegaskan, permasalahan di Jakarta tidak bisa diselesaikan seperti membalikkan telapak tangan.

"Tiba-tiba macet selesai dalam satu periode, tidak mungkin ya. Banjir selesai dalam satu periode, tidak mungkin juga," jelas Ariza.

Baca juga: Berikan SP 2 kepada Anies Baswedan, KOPAJA Tuntut Selesaikan Sembilan Masalah di DKI Jakarta

Ariza yakin selama Anies memimpin hampir lima tahun, wajah Jakarta makin baik. Ia juga membandingkan ibu kota saat ini dengan era pemimpin sebelumnya, termasuk di era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.

"Masyarakat bisa secara terbuka membandingkan dan melihat di periode mana terjadi pembangunan yang lebih baik," ujar Ariza.

Menurutnya, dibanding periode sebelumnya, transportasi di Jakarta kini jauh lebih baik. Apalagi saat ini Pemprov DKI sudah membuat terobosan dengan mengoperasikan bus Transjakarta listrik yang ramah lingkungan dan jauh lebih nyaman.

"Transportasi kita membaik, kan jelas ada peningkatan yang signifikan. Bahkan, kami sudah seperti kota-kota lainnya, sudah berpindah ke bus listrik," ujar Ariza.

Baca juga: Bikin Tugas Pj Lebih Berat, Anies Baswedan Dinilai Tidak Bisa Kerja Selama Jadi Gubernur DKI Jakarta

Sementara Koalisi Perjuangan Warga Jakarta (KOPAJA) memberikan tuntutan kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk menyelesaikan sembilan masalah di Jakarta.

Salah satunya memastikan kontrak swastanisasi air dihentikan oleh Pemprov DKI Jakarta. Pasalnya kontrak kerja sama pengelolaan air dengan swasta telah diumumkan akan berakhir pada Januari 2023.

Pihak swasta yang dimaksud adalah PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) dan PT Aetra Air Jakarta. Perwakilan KOPAJA dari LBH Jakarta, Jeanny Silvia meragukan kepastian penghentian kontrak swastanisasi air tersebut.

"Kami (KOPAJA) khawatir swastanisasi air masih akan diperpanjang," ujar Jeanny saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (23/8/2022).

Lebih lanjut, Jeanny menegaskan alasan agar swastanisasi air dihentikan dan layanan pengelolaan air bersih sepenuhnya harus dilakukan oleh pemerintah. Karena menurutnya, swastanisasi air sangat merugikan warga Jakarta.

Baca juga: Gembong Warsono Ragukan Survei 76 Persen Warga Jakarta Puas dengan Kinerja Anies Baswedan

Sebelumnya, Perwakilan KOPAJA dari LBH Jakarta, Jeanny Silvia memastikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan akan turun secara tidak layak karena dinilai belum bisa menyelesaikan sembilan permasalahan yang ada di DKI Jakarta.

Diketahui, KOPAJA merupakan Koalisi Perjuangan Warga Jakarta yang memberikan Surat Peringatan (SP) 2 kepada Anies karena dinilai belum menyelesaikan berbagai macam permasalahan di Ibu Kota.

"Kami dari Koalisi Perjuangan Warga Jakarta akan memastikan Bapak Anies akan turun dari posisinya sebagai Gubernur DKI Jakarta secara tidak layak," ujar Jeanny saat ditemui usai memberikan SP 2 di Ruang Tata Usaha Balai Kota DKI Jakarta, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (23/8/2022).

Hal tersebut akan dilakukan apabila Anies tidak menindaklanjuti SP 2 yang diberikan oleh KOPAJA. Saat ditanya bentuk tindakan dari KOPAJA, Jeanny mengatakan masih rahasia dan menunggu terlebih dahulu di Bulan Oktober 2022 mendatang. (m36)

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved