Prostitusi Online

Marak Prostitusi Online, MUI Desak Pemkab Karawang Beri Sanksi Pemilik Kost Dan Hotel

MUI Karawang gerah melihat prostitusi online yang marak di wilayahnya, sehingga desak pemkab segera mengatasi berupa sanksi tegas.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry
Istimewa
Ilustrasi - MUI Karawang prihatin atas prostitusi online yang kian marak, mereka pun meminta Pemkab Karawang tegas menindak tempat kos yang selama ini menjadi lokasi perbuatan maksiat tersebut. 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG - Kasus penganiayaan yang menimpa diduga wanita open BO atau PSK online yang dilakukan oleh pelangganya, membuka tabir bahwa adanya praktek prostitusi online di wilayah Karawang.

Bahkan disinyalir praktek prostitusi online marak. Para PSK online biasa memasarkan dirinya melalui aplikasi dan menggunakan kos-kosan maupun hotel untuk menjadi lokasi prostitusi.

Menyoroti hal tersebut, Ketua MUI Kabupaten Karawang, KH Tajuddin Nur mengatakan, prostitusi secara online di hotel dan di kos kosan harus dimusnahkan.

Institusi terkait bekerjasama dengan pihak hotel dan pemilik rumah rumah kos, harus saling berusaha memusnahkannya.

"Rumah rumah kos yang menjamur, seiring dengan semakin banyaknya pabrik-pabrik yang karyawannya berdatangan dari luar," ujarnya, Minggu (21/8/2022).

"Tapi ternyata disalahgunakan sebagai tempat prostitusi dengan menjajakan diri secara online," imbuh Tajuddin.

Untuk itu, kata Tajuddin, Pemerintah Kabupaten Karawang maupun aparat harus segera melakukan upaya pemberantasan. Caranya, dengan mengontrol kosan, wisma maupun hotel agar tidak dijadikan lokasi prostitusi online.

Baca juga: Tak Mampu Bayar PSK Online Rp 500 Ribu, Motif Rafiqi Bikin Laporan Palsu Hingga Ditetapkan Tersangka

Pemkab Karawang juga harus bertindak tegas memberikan sanksi terhadap mereka yang melanggar.

"Kepada Pemda kabupaten Karawang, saatnya untuk memberi teguran atau sanksi kepada hotel-hotel dan rumah rumah kos yang membiarkan terciptanya prostitusi di lingkungannya, tegasnya.

Dia meminta peran masyarakat dalam mencegah prostitusi di lingkungan tempat tinggalnya.

"Sangat memungkinkan tumbuhnya pergaulan bebas yang sulit dikontrol oleh pemilik rumah-rumah kos. Karena itu semua warga yang ikut menjaga syari'at agamanya, marilah kita semuanya ikut membasmi prostitusi ini," tandasnya.

Baca juga: Saat Ramadan Polisi Bongkar Prostitusi Online yang Melibatkan Sembilan Bocah Perempuan

Pelaku penusukan wanita open BO atau PSK Online sudah ditahan di Polsek Karawang Kota.

Sementara korban wanita mengalami luka pada bagian tangan dan perut karena ditusuk benda tajam.

"Iya sudah ditangkap, di Polsek Kota (Karawang Kota)," kata Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono, pada Minggu (21/8/2022).

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved