Penembakan

Sore Ini, Bareskrim Polri Limpahkan Berkas Perkara 4 Tersangka Pembunuh Brigadir Yosua ke Kejaksaan

Komjen Agung Maryoto mengatakan, penyidik sedang menyelesaikan berkas perkara agar sore ini bisa dikirim.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
Irjen Ferdy Sambo, tersangka pembunuh Brigadir J akan segera menjalani persidangan 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Miftahul Munir

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Bareskrim Polri sore ini akan mengirim berkas perkara empat tersangka pembunuh Brigadir Yosua Hutabarat ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jakarta.

Irwasum Mabes Polri, Komjen Agung Maryoto mengatakan, penyidik sedang menyelesaikan berkas perkara agar sore ini bisa dikirim.

"Penyidik selesai ini akan segera menyerahkan berkas perkara empat tersangka kepada JPU," ujar Agung di Mabes Polri Jumat (19/8/2022).

Jika nantinya sudah dinyatakan lengkap oleh JPU, maka perkara kematian Brigadir Yosua bisa diadili dalam persidangan.

Baca juga: Kerja Sama dengan Bareskrim, LPSK Pastikan Makanan Bharada Eliezer Tak Diracun Selama di Rutan

Namun demikian, ia tidak mengetahui apakah berkas perkaranya langsung P21 yaitu dinyatakan lengkap atau P19 dikembalikan ke penyidik.

"Kapolri sudah memperingati, ungkap seterang-terangnya, kedepankan sentific crime investigation," katanya.

Sehingga, pihaknya mengerjakan perkara Brigadir Yosua secara menyeluruh termasuk kepada anggota polisi yang terkibat rekayasa.

Kemudian, penyidik melakukan pemeriksaan secara maraton kepada empat tersangka yaitu FS, KM, RE dan RE.

Baca juga: Jadi Tersangka Pembunuhan Berencana, Putri Candrawathi Belum Ditahan Karena Sakit

"Secara maksimal sudah melengkapi pemberkasan perkaranya, kemarin jgua dilaksankaan gelar perkara, kelengkapan berkas terhadap empat tersangka ini," tegasnya.

Sebelumnya, Sebelumnya, Kasus kematian Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan sudah menemukan titik terang.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, hasil pemeriksaan terhadap Bharada E, Brigadir RR dan sopir berinisial KM ditemukan fakta baru.

Dalam keterangan ketiga ajudan Ferdy Sambo itu tidak ditemukan adanya tembak menembak di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

"Tidak ditemukan, saya ulangi, tidak ditemukan fakta peristiwa tembak menembak seperti yang dilaporkan," ujarnya kepada wartawan Selasa (9/8/2022).

Baca juga: Gadis Open BO Teriak Sebelum Terbunuh, Pria Hidung Belang Diseret Penghuni Kos dalam Kondisi Bugil

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved