Dukung Indonesia Open Championship 2022, BPJamsostek Jakarta Cilincing Lindungi 700 Atlet Silat

Sebagai penyelenggara acara Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Panitia memasang target 700 peseta tapi yang resmi mendaftar mencapai 804 orang.

Editor: Mohamad Yusuf
Istimewa
BPJamsostek Jakarta Cilincing kembali mendukung perhelatan akbar pencak silat pada kejuaraan Indonesia Open Championship 2022 yang diselenggarakan di Padepokan Silat Taman Mini Indonesia Indah sejak Sabtu 13 Agustus lalu, yang tercatat diikuti oleh lebih dari 804 atlet. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - BPJamsostek Jakarta Cilincing kembali mendukung perhelatan akbar pencak silat pada kejuaraan Indonesia Open Championship 2022 yang diselenggarakan di Padepokan Silat Taman Mini Indonesia Indah sejak Sabtu 13 Agustus lalu, yang tercatat diikuti oleh lebih dari 804 atlet.

“Kami BPJamsostek telah melindungi 700-an atlet, ambulans dari Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) kami juga turut hadir di sini, jika terjadi resiko PLKK kami sudah siap,” ungkap Haryani Rotua Melasari Kepala BPJamsostek Kacab Jakarta Cilincing, dalam keterangannya, Jumat (19/8/2022).

Sebagai penyelenggara acara Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Panitia memasang target 700 peserta tapi yang resmi mendaftar bahkan mencapai 804 orang dengan tujuh negara.

Baca juga: Munjirin Dapat Tambahan Tugas, Memajukan Pencak Silat di Jakarta Selatan

Baca juga: Eki Si Pitung Kaget Dapat Penghargaan dari PBB, Dianggap Berjasa Melestarikan Pencak Silat

"Kita sebagai tuan rumah memang tampil dengan lebih banyak atlet karena kita melibatkan banyak perguruan besar yang ada di Indonesia,” ungkap Muhammad Sidiq, Ketua Panitia Kejuaraan.

Pada perhelatan pencak silat terjadi resiko pada salah satu atlet Deni Aldiansah yang terpukul di bagian pipi kiri sehingga terjadi robek di bagian mulut dalam, pada jam pertandingan 14.00 WIB, 13 Agustus lalu.

RS Columbia Asia sebagai salah satu PLKK BPJamsostek yang hadir sigap memberikan pertolongan kepada atlet yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJamsostek tanpa biaya apapun.

“Betul telah terjadi Kecelakaan atau resiko dari pertandingan silat ini, sudah dilayani dengan baik oleh PLKK kami dan kami pastikan atlet tersebut diobati sampai sembuh tanpa batas biaya apapun pokoknya sesuai dengan indikasi medis dari dokter,” ungkap Ani sapaan akrab Haryani Rotua Melasari.

Pertandingan yang dibuka oleh Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Chandra Bhakti, pada Sabtu akhir pekan lalu berlangsung meriah.

Ajang ini juga sekaligus menjadi ajang seleksi pesilat yang diproyeksikan menuju persiapan SEA Games Kamboja Tahun 2023 sebagai sasaran antara Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang telah memiliki payung hukum melalui Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021.

Baca juga: Kemenpora Apresiasi Kontingen Pencak Silat Sumbang 1 Medali Emas di Sea Games

Baca juga: Erizal Chaniago Nilai Wasit SEA Games tak Paham Pencak Silat, Penilaian di Luar Kaedah

Ketua Harian PB-IPSI, Benny Gautama Sumarsono mengatakan Ajang yang diadakan saat ini juga sekaligus menjadi ajang seleksi pesilat yang diproyeksikan menuju persiapan SEA Games Kamboja Tahun 2023.

Deputi Direktur Wilayah DKI Jakarta Eko Nugriyanto turut hadir pada pembukaan acara, Eko berharap Acara dapat berjalan dengan baik.

"Semua atlet juga tidak perlu khawatir jika terjadi resiko pertandingan karena BPJamsostek hadir disini untuk melindungi peserta yang sudah terdaftar seperti yang sudah diungkapkan Ibu Haryani bahwa PLKK kami juga dating sampai kejuaraan silat ini selesai,” ungkap Eko.

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved