Pemukulan Siswa

Terkait Penganiayaan Terhadap Siswa di SMKN 1 Jakarta, Ariza Sebut yang Bersalah Bakal Diberi Sanksi

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria sebut pihaknya akan mencari tahu seberapa jauh penganiayaan oknum guru ke siswa SMKN 1 Jakarta Pusat.

warta kota/leonardos wical
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Wakil Gubenur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengatakan bahwa dirinya belum mengetahui terkait pemukulan terhadap siswa SMKN 1 Jakarta Pusat oleh oknum guru.

"Nanti akan kami cek kembali kebenarannya. Yang pasti hal tersebut tidak dibenarkan bagi tenaga pendidik atau guru yang melakukan penganiayaan," kata Ariza, Kamis (18/8/2022).

Saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Ariza memastikan akan ada sanksi apabila oknum guru tersebut terbukti melakukan pemukulan terhadap siswanya.

Ketika ditanya perihal mutasi atau bahkan pemecatan, Ariza menginformasikan, pihaknya akan melihat terlebih dahulu seberapa jauh penganiayaan tersebut dilakukan.

Ariza memastikan, siapa saja yang bersalah (sekalipun guru) pasti ada sanksinya.

Baca juga: Kak Seto: Tradisi Jeres Menjadi Alasan Adanya Pemukulan Siswa SMAN 70 Pada Adik Kelas

Baca juga: Guru SMKN 1 Jakarta Pusat Pukul Siswanya, Komisi E Panggil Disdik 

Baca juga: DPRD DKI Jakarta Dukung Orangtua Siswa SMKN 1 Jakarta Korban Penganiayaan Guru Lapor Polisi

"Saya akan memerintahkan pihak-pihak terkait untuk menindaklanjuti dan melakukan evaluasi," ujar Ariza.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, sekolah negeri di DKI Jakarta kembali berulah. 

Setelah ramai kasus intoleran karena guru menegur siswi SMPN 45 Jakarta Selatan yang tidak berjilbab, kini oknum guru SMKN 1 Jakarta Pusat nekat memukul siswa kelas XII berinisial RH (18).

Akibatnya, RH mengalami luka lebam pada bagian mata sebelah kanan dan bibi berdarah.

Korban telah menjalani visum di RSCM Jakarta Pusat untuk memperkuat laporannya di polisi.

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Iman Satria menyayangkan adanya oknum guru yang bersikap arogan.

Iman mengatakan akan memanggil Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

BERITA VIDEO: Uang Baru Emisi 2022 Diluncurkan, Begini Cara Bedakan Asli atau Palsu

"Kalau nanti ini memang betul-betul masalah lagi kan berarti ada masalah yang harus diluruskan. Pasti kami akan klarifikasi dengan memanggil Disdik," kata Iman, Selasa (16/8/2022).

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved