Obat Kedaluwarsa

DPRD Kota Tangerang Ultimatun Dinkes, tak Ulangi Kasus Bayi Arkaan Sebagai Korban Obat Kedaluwarsa

Anggota DPRD Kota Tangerang, Riyanto, kesal pada ulah Dinkes yang memberikan obat kedaluwarsa pada bayi Arkaan. Ini tak boleh diulangi.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Valentino Verry
warta kota/gilbert sem sandro
Widya Kurnia Rahayu (26) menggendong anaknya yang berusia 2,5 bulan, Arkaan, yang mendapatkan imunisasi dengan obat kedaluwarsa. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang memanggil jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang. 

Pemanggilan tersebut terkait adanya obat yang telah kedaluwarsa yang didistribusikan kepada warga Pondok Pucung, Karang Tengah, pada Selasa (9/8/2022) lalu.

Wakil ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang, Riyanto mengatakan, kejadian tersebut dapat menjadi peringatan bagi Dinkes untuk tak mengulanginya lagi. 

Pasalnya, pihaknya telah menemukan obat kedaluwarsa yang disalurkan kepada masyarakat Kota Tangerang hingga dua kali.

"Kita memberikan ultimatum kepada kepala puskesmas dan Dinkes, karena ini sudah yang kasus ke dua, jangan sampai terjadi tiga kali," ujar Riyanto kepada awak media, Rabu (17/8/2022).

"Tinggal nanti tindakan Kepala Dinkes Kota Tangerang bagaimana, karena itu ranah mereka," imbuhnya.

Baca juga: Dinas Lingkungan Hidup DKI Ajak Masyarakat Kelola Obat Kedaluwarsa, Begini Caranya

Riyanto menerangkan, ultimatum tersebut tidak hanya diberikan kepada Dinkes dan puskesmas, melainkan juga kepada RSUD Kota Tangerang, apotek, serta apapun yang berkaitan dengan Dinkes Kota Tangerang.

Hal tersebut dilakukan, guna memberikan kontrol kepada Dinkes Kota Tangerang, sehingga bimbingan dapat dilakukan.

Sebab, terdapat empat obat jenis Paracetamol yang kedaluwarsa dan diterima oleh masyaradakat.

Hal ini tentu menyebabkan Dinkes perlu untuk lebih teliti lagi dalam penyortiran obat.

Baca juga: Heboh Peredaran Obat Kedaluwarsa di Puskesmas, Begini Penjelasan Lengkap Dinkes Kota Tangerang

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved