Breaking News:

Polisi Tembak Polisi

Digugat Rp15 Miliar oleh Bekas Kuasa Hukum, Bharada Eliezer Cuma Geleng-geleng Kepala

Meski begitu, Ronny tak ambil pusing mengenai gugatan itu. Dia mengatakan gugatan yang dilayangkan Deolipa merupakan haknya.

Editor: Yaspen Martinus
wartakotalive.com, Rendy Rutama Putra,istimewa
Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu, tersangka pembunuh Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, tak menyangka digugat Rp15 miliar oleh Deolipa Yumara dan M Boerhanuddin, bekas kuasa hukumnya. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu, tersangka pembunuh Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, tak menyangka digugat Rp15 miliar oleh Deolipa Yumara dan M Boerhanuddin, bekas kuasa hukumnya.

"Saya kasih tahu (mengenai gugatan Deolipa), Bharada E cuma geleng-geleng kepala," ungkap Ronny Talapessy, kuasa hukum Bharada Eliezer, saat dihubungi, Kamis (18/8/2022).

Ronny menyebut kliennya saat ini masih fokus pada perkara yang menjeratnya. Bharada Eliezer ia sebut hanya tidak percaya soal gugatan yang dilayangkan terhadapnya.

Baca juga: Besok Timsus Umumkan Perkembangan Kasus Brigadir Yosua, Putri Candrawathi Bakal Diperiksa

"Iya, enggak menyangka gitu, kita lagi kesusahan gitu," ucapnya.

Meski begitu, Ronny tak ambil pusing mengenai gugatan itu. Dia mengatakan gugatan yang dilayangkan Deolipa merupakan haknya.

"Itu hak dia, monggo kalau mau gugat," ujarnya.

Baca juga: Dugaan Tabungan Brigadir Yosua Dikuras, PPATK Bekukan Rekening Sejumlah Pihak

Ada tiga pihak yang digugat Deolipa, yakni Bharada Eliezer, Ronny Talapessy, dan Kabareskrim Polri Komnjen Agus Andrianto.

"Ya tunggu aja dulu, namanya orang menggugat kan hak seluruh warga negara," cetus Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menanggapi gugatan itu, kepada wartawan, Kamis (18/8/2022).

Dedi menyebut Polri tidak mempermasalahkan jika seorang warga negara melayangkan gugatan perdata.

"Monggo-monggo saja, enggak ada masalah," imbuhnya.

Gugat Rp15 Miliar

Deolipa Yumara, bekas kuasa hukum Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu, menggugat mantan kliennya itu ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Senin (15/8/2022).

Awalnya, Deolipa mengatakan pencabutan kuasa terhadap dirinya dan Boerhanuddin sebagai kuasa hukum Bharada Eliezer, batal demi hukum.

"Pertama, menyatakan surat kuasa tertanggal 10 Agustus 2022 atas nama Richard Eliezer sebagai tergugat pertama, pencabutan kuasa tersebut terhadap kami adalah batal demi hukum," kata Deolipa di PN Jaksel, Senin.

Baca juga: Kabareskrim: Yang Tahu Pasti Peristiwa di Magelang Hanya Allah SWT, Almarhum, dan Putri

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved