Properti

Di Tengah Pandemi, 400 Unit Rumah Citra Elok Jonggol Ludes Terjual

Proyek Citra Elok (Cilok) di daerah Singajaya, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, berdiri di areal seluas 20 hektare merupakan hunian terjangkau.

Penulis: M Nur Ichsan Arief | Editor: Alex Suban
dok citra elok
Citra Elok berdiri di atas areal seluas 20 hektar 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pembangunan infrastruktur yang semakin gencar seiring dengan rencana pemekaran wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat menjadi Bogor Barat dan Bogor Timur, memacu geliat bisnis pengembangan properti.

Tidak heran, bila sejumlah developer properti telah turut ambil bagian dalam meramaikan pengembangan hunian di wilayah sekitar. 

Satu diantaranya adalah PT Bukit Indah Globalindo (BIG) dengan proyek Citra Elok (Cilok) di daerah Singajaya, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor. Cilok yang berdiri di atas area seluas 20 hektar ini merupakan hunian terjangkau dengan ketersediaan fasilitas penunjang kawasan serba ada, mulai dari kebutuhan rumah tangga, pendidikan, hingga lifestyle.

Baca juga: Ganjar Milenial Jabodetabek Kumpul di Jonggol, Gelar Festival Musik

Baca juga: Pembuatan Jalan Alternatif ke Jonggol Diusulkan untuk Atasi Macet Parah di Kawasan Gunung Putri

Direktur PT BIG Vincentius Christian mengungkapkan, Cilok berada di lokasi yang tengah berkembang, kawasan timur Kabupaten Bogor. Adapun daerah Jonggol diproyeksikan sebagai ibu kota, saat pemekaran menjadi Bogor Timur (Botim) mulai direalisasikan.

Karenanya, pembangunan wilayah di sekitar lokasi itu dipastikan semakin pesat.

“Pembangunan di sekitar pusat pemerintahan Botim yang semakin pesat, dapat dipastikan bakal jadi daya tarik bagi para property seekers (pencari properti) dalam menentukan pilihan tempat tinggalnya. Secara kebetulan, lokasi Cilok hanya selangkah ke ibu kota (Jonggol, red) sekaligus pusat pemerintahan Bogor Timur,” ungkap pria yang akrab disapa Vin itu.

Karenanya, lanjut dia, perseroan memutuskan memulai pembangunan proyek residensial perdana - Citra Elok Jonggol – pada 2020 silam.

Simak Video Rumah Dinas TNI Sekelas Klaster Perumahan Kelas Menengah Atas :

Menariknya, meski berbarengan dengan Pandemi Covid-19 tetapi pengembangan Cilok Jonggol mendapatkan respon yang cukup antusias dari masyarakat.

Apa yang diungkapkan Vin, bukan isapan jempol belaka. Buktinya, aktivitas penjualan saat grand launching, pada awal pandemi Covid-19, terbilang sukses besar.

“Waktu itu, dari total 600 unit yang ditawarkan di tahap pertama, kami mampu menjual rumah sebanyak 400 unit,” ceritanya.

Karenanya, lanjut dia, sekarang Kawasan Hunian Cilok sudah dihuni oleh 200 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 50 persen dari total unit yang terjual. Hal ini mendorong optimisme pengembang BIG untuk menyelesaikan pembangunan dan pemasaran seluruh unit rumahnya bisa sold out di akhir tahun 2023.

Proyek Cilok menawarkan empat pilihan rumah, mencakup tipe Anggrek (27/60 m2), New Anggrek (27/66 m2), New Tulip (30/66 m2), dan Chrisant (36/66 m2), dengan kisaran harga mulai dari Rp200 jutaan hingga Rp400 jutaan per unit.

Baca juga: VIDEO : Warga Tuding Pembangunan Hotel Sebabkan Banjir di Perumahan Mutiara Hijau Residence

Baca juga: RS Islam Aysha Hadir di Perumahan Acropolis Cibinong untuk Bantu Warga Dapatkan Pelayanan Kesehatan

Dijelaskan, Cilok diperuntukkan bagi segmen pasar keluarga muda dan generasi milenial yang sedang mencari hunian pertama. Karena itu, pengembang memberikan banyak kemudahan agar mereka segera dapat mewujudkan impian memiliki rumah berkualiaas dengan harga terjangkau.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved