Paman Kenang Korban Kebakaran di Tambora, Tiga Hari Sebelum Kejadian Sempat Bertemu

Kebakaran rumah kos di Tambora, Jakarta Barat menyisakan kisah pilu bagi Fuad (50), paman dari Edi Sunarto (38) karena telah kehilangan keponakannya.

Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
Fuad (50) dan Misih (48) merupakan paman dan bibi dari korban kebakaran yang bernama Edi Sunarto (38). 

WARTAKOTALIVE.COM, KRAMAT JATI - Kebakaran hebat melanda rumah kost-kostan empat lantai di Jalan Duri Selatan 1, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (17/8/2022) pagi menyisakan kisah pilu bagi beberapa keluarga korban tewas dalam insiden itu.

Kenangan demi kenangan diungkapkan usai kebakaran tersebut. Seperti yang disampaikan Fuad (50), paman dari Edi Sunarto (38).

Beberapa hari sebelum kejadian, Fuad bertemu Edi di konter Handphone (HP). "Keponakan saya ini kan buka usaha konter HP di depan kost-kostannya itu, nah baru tiga hari kemarin saya bertemu dengannya," jelas dia.

"Ngobrol biasa saja dan ternyata itu menjadi momen terakhir," imbuhnya.

Baca juga: Cerita Korban Selamat Kebakaran di Tambora Tewaskan 6 Orang, Fatoni Sempat Terjebak di Kamar Kos

Fuad dan sang istri, Misih (48) mengatakan keponakannya ini merupakan sosok yang sangat ramah dan pendiam.

"Sosok beliau baik, ramah, dan silaturahmi ke keluarga itu juga baik. Tetapi, memang orangnya pendiam," ungkapnya.

Meski demikian, Fuad sebenarnya sempat merasa gelisah dua hari sebelum kejadian kebakaran itu berlangsung.

"Saya dua hari kemarin memang gelisah terus, karena mungkin memang memiliki kedekatan ya. Tapi tak ada firasat apapun," jelasnya.

Baca juga: Cerita Paman Korban Kebakaran Kosan di Tambora Jakarta Barat, Terkejut dan Tak Menyangka

Sementara itu, Kepala Sektor Damkar Tambora, Joko Susilo mengatakan, para korban tewas dalam kebakaran akibat terjebak di dalam rumah kos.

Mereka yang meninggal katanya saat ditemukan jenazahnya berada di lantai dua dan tiga. Sehingga, enam korban kebakaran tak bisa menyelamatkan diri untuk turun dari kamar kostnya.

"Ada sekira 100 personel yang dikerahkan ke lokasi kebakaran," katanya.

Joko melanjutkan, kebakaran diduga karena konsleting listrik dari salah satu kamar kost di lantai dua. Kerugian ditaksir mencapai Rp 300 juta. Untuk penyebab pasti kebakaran kata dia, masih di selidiki aparat kepolisian. (m27)

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved