Breaking News:

Jadi Tersangka Kasus Narkotika, Kasat Resnarkoba Polres Karawang Ditahan di Rutan Bareskrim

Menurutnya, AKP Edi Nurdin Massa langsung ditahan usai ditetapkan sebagai tersangka.

Editor: Yaspen Martinus
ISTIMEWA
Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menahan Kasat Resnarkoba Polres Karawang AKP Edi Nurdin Massa, yang diduga terlibat peredaran narkoba. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menahan Kasat Resnarkoba Polres Karawang AKP Edi Nurdin Massa, yang diduga terlibat peredaran narkoba.

"Iya sudah (ditahan)," kata Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Totok Triwibowo saat dikonfirmasi, Rabu (17/8/2022).

Menurutnya, AKP Edi Nurdin Massa langsung ditahan usai ditetapkan sebagai tersangka.

Totok menuturkan, AKP Edi Nurdin ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim.

"Ditahan di Rutan Bareskrim," imbuhnya.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menangkap Edi karena diduga terlibat peredaran gelap narkoba.

Baca juga: Kuasa Hukum Minta Presiden Jokowi Jadikan Brigadir Yosua Pahlawan Polri di HUT ke-77 RI

Edi ditangkap di sebuah basement apartemen di Karawang, Jawa Barat, Kamis (11/8/2022).

"Penangkapan AKP ENM Kasat Resnarkoba Polres Karawang tersangka kasus peredaran narkoba," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Halomoan Siregar saat dikonfirmasi, Selasa (16/8/2022).

Krisno menerangkan, penangkapan Edi berawal dari pengembangan penangkapan kasus narkoba di tempat hiburan malam F3X Club dan FOX KTV di Bandung, Jawa Barat.

Baca juga: Sidang Pertama Gugatan Deolipa dan Boerhanuddin Terhadap Bharada Eliezer Digelar 7 September 2022

Dalam kasus itu, kata Krisno, penyidik menangkap dua tersangka berinisal JS dan RH.

Ternyata, kedua tersangka pernah mengantarkan 2 ribu pil ekstasi bersama Kasat Resnarkoba Polres Karawang.

"Kemudian, anggota tim melakukan pengembangan dan mendapatkan alat bukti bahwa tersangka JS dan RH pernah mengantar 2.000 butir pil ekstasi ke tersangka Juki pemilik THM FOX Club dan F3X KTV Bandung bersama dengan Saudara ENM," ungkapnya.

Baca juga: LPSK Persilakan Putri Candrawathi Ajukan Permohonan Perlindungan Lagi, Tetap Harus Diperiksa

Oleh sebab itu, Krisno menuturkan pihaknya langsung menangkap Edi pada Kamis (11/8/2022) lalu.

"Pada Hari Kamis tanggal 11 Agustus 2022 sekitar pukul 07.00 WIB, ENM ditangkap di TKP Basement Taman Sari Apartemen Mahogani Karawang dengan barang bukti tersebut di atas," jelasnya

Dalam kasus itu, penyidik menyita dua ponsel, plastik klip berisi sabu berat brutto 94 gram, plastik klip bening berisi sabu berat brutto 6,2 gram, dan plastik klip berisi sabu berat brutto 0,8 gram.

Baca juga: Kamaruddin: Brigadir Yosua Dibunuh karena Bocorkan Informasi Soal Si Cantik kepada Istri Ferdy Sambo

Dengan begitu, total berat barang bukti sabu yang disita 101 gram brutto.

Penyidik menyita plastik klip berisi 2 butir pil XTC berat brutto 1,2 gram, 1 unit timbangan digital, seperangkat alat isap sabu dan cangklong, serta uang tunai Rp27 juta. (Igman Ibrahim)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved