Ibu Kota Pindah

Bulan Ini Jokowi Dijadwalkan Groundbreaking Istana Negara di Ibu Kota Nusantara

Kali ini Jokowi ke IKN untuk meletakkan batu pertama alias groundbreaking pembangunan Istana Kepresidenan.

Editor: Yaspen Martinus
dok. KLHK
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal kembali menyambangi Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, bulan ini. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal kembali menyambangi Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, bulan ini.

Kali ini Jokowi ke IKN untuk meletakkan batu pertama alias groundbreaking pembangunan Istana Kepresidenan.

“Saya sedang koordinasi dengan Menteri PU, insyallah kita lihat."

"(Groundbreaking) Istana Negara,” kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/8/2022).

Heru belum mengetahui kapan waktu pasti groundbreaking tersebut. Yang pasti, menurut dia groundbreaking akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Ke IKN jadi sebelum Agustus selesai. Ada ke IKN,” ujarnya.

Baca juga: Kuasa Hukum Minta Presiden Jokowi Jadikan Brigadir Yosua Pahlawan Polri di HUT ke-77 RI

Sebelumnya, Jokowi mengatakan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur harus dijaga keberlanjutannya.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi dalam pidato Sidang Tahunan MPR di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2022).

“IKN bukan hanya untuk para aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga para inovator dan para wirausahawan,” terang Jokowi.

Baca juga: Sidang Pertama Gugatan Deolipa dan Boerhanuddin Terhadap Bharada Eliezer Digelar 7 September 2022

IKN di Penajam Paser Utara tersebut, kata Presiden Jokowi, nantinya bukan hanya berisi kantor-kantor pemerintah, tetapi juga kantor motor penggerak ekonomi baru.

“Bukan kota biasa, tetapi kota rimba dengan pelayanan pendidikan dan kesehatan kelas dunia,” jelasnya.

Oleh karena itu, menurut Presiden Jokowi, pembangunan IKN harus mengundang investor swasta, meskipun Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dibangun oleh dana APBN.

“80 persen investasi swasta diundang untuk berpartisipasi,” cetusnya. (Taufik Ismail)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved