Viral Media Sosial

VIRAL: Puskesmas Ogah Pinjamkan Ambulans, Warga Gotong Jenazah 13 KM, Bupati Buka Suara

Pihak Dinkes menyayangkan keputusan pihak puskesmas yang tidak mengizinkan keluarga almarhum menggunakan fasilitas ambulans

Editor: Feryanto Hadi
Facebook/FennyReynard
Tangkap layar viral video warga tandu jenazah sejauh 13 km di Mamuju karena pihak puskesmas tolak pinjamkan ambulans. 

Acong melanjutkan penjelasannya, keputusan tidak meminjamkan ambulans diambil oleh petugas puskesmas tanpa sepengetahuan atasannya.

Hal ini karena kepala Puskesmas Kalumpang tidak berada di lokasi karena sedang ada agenda lain.

Ditambah lagi fasilitas jaringan telekomunikasi di daerah tersebut belum maksimal.

"Atau kemungkinan kepala puskesmas tidak menyampaikan ke bawahannya apakah boleh bawa jenazah atau tidak," tandas Acong.

Bupati minta maaf

Bupati Mamuju, Sutinah Suhardu, meminta maaf kepada keluarga almarhum atas kejadian tersebut.

Sutinah sependapat dengan Kepala Dinkes Kabupaten Mamuju perihal penggunaan ambulans dalam kondisi tidak darurat.

"Ambulans boleh dipakai mengantar jenazah sepanjang tidak ada kejadian darurat di puskesmas tersebut," ujar Sutinah, dikutip dari Kompas.com.

Sutinah menjelaskan, pihaknya akan mengambil langkah untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang kembali.

Rencananya Pemerintah Kabupaten Mamuju akan menyerahkan sejumlah ambulans ke desa-desa pada tahun 2023.

"Insya Allah dalam waktu dekat kita akan menyerahkan 10 ambulans untuk dipergunakan di desa-desa dalam melayani masyarakat," imbuh dia.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Fakta Viral Warga Tandu Jenazah Sejauh 13 Km di Mamuju, Berawal Puskesmas Tolak Pinjamkan Ambulans

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved