Curanmor

Pemilik Motor Honda Scoopy Sukses Tangkap Pelaku Curanmor, Biasa Beroperasi di Kawasan Elit

Waspada karena pelaku curanmor ada di mana-mana, mereka biasanya mengincar sepeda motor matic.

Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Valentino Verry
Istimewa
Ilustrasi - Praktik curanmor kini makin marak, jadi pengendara motor khususnya matic harus waspada, seperti yang dialami seorang pemilik Honda Scoopy yang hampir raib motor kesayangannya di belakang Kedubes Jerman. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Polsek Menteng Tangkap Pelaku Pencurian Motor di Jakpus, Pelaku Disebut Terbiasa Lakukan Pencurian Sepeda Motor 

Polsek Menteng Jakarta Pusat, lakukan penangkapan terhadap pelaku pencurian sepeda motor di Jalan Pamekasan, belakang taman kedutaan besar (Dubes) Jerman, Menteng, Jakarta Pusat.

Kapolsek Menteng Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Netty Siagian, mengatakan pelaku berinisial MR (35), dan sudah diamankan juga telepon seluler dan kunci leter C, yang digunakan untuk melakukan pencurian.

"Saat itu selalu Korban inisial TA memergoki pelaku yang tengah merusak kunci kontak sepeda motornya," ujar Netty, Selasa (16/8/2022).

Netty menyebutkan, pelaku mencuri sepeda motor jenis Honda Scoopy berwarn coklat dengan nomor polisi B 3367 BUR. 

"Motor saat itu sedang terparkir, ada saksi yang melapor ke korban bahwa motornya mau dicuri," tutur Netty. 

Diketahui, sepeda motornya mau dicuri, korban langsung menghampiri pelaku, setelah itu pelaku kaget karena korban menghampiri, akhirnya MR berusaha kabur.

Baca juga: Detik-detik Pelaku Curanmor Terjatuh dan Dihajar Massa di Muara Karang Jakarta Utara

"Memang sempat kabur, tapi korban berhasil menangkap, dan dibawa ke Polsek Metro Menteng," ucap Netty. 

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng, Kompol Johan Rofi menjelaskan, pelaku MR biasa melakukan aksi pencurian  di kawasan Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur. 

"Melakukan pencurian di Jakarta Pusat baru pertama kali, pelaku biasa mengambil  sepeda motor matic, dan dijual melalui media sosial. 

Atas perbuatan lakukan pencurian, pelaku dijerat dengan pasal 53 KUHP jo Pasal 363 dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan penjara.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved