Penipuan

Viral! Seorang Wanita Nangis-nangis Jadi Korban Penipuan Lowongan Kerja di Depok

Ditipu saat mencari kerja, seorang wanita viral saat memohon-mohon sambil menangis.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Desy Selviany
Tribun
Ilustrasi penipuan lowongan kerja di Depok 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ditipu saat mencari kerja, seorang wanita viral saat memohon-mohon sambil menangis. Wanita tersebut diduga menjadi korban penipuan lowongan kerja atau penipuan loker.

Wanita yang belakangan diketahui bernama Herni itu merekam sebuah perusahaan yang diduga telah melakukan penipuan terhadap pencari kerja.

Video tersebut diunggah akun @buruan_kerja pada Sabtu (13/8/2022).

Dalam video tersebut, terdengar seorang wanita memohon-mohon sambil menangis kepada seorang pria dan security.

Calon pekerja bernama Herni itu memohon-mohon agar uang yang sudah disetornya untuk mendapatkan pekerjaan dikembalikan.

Ternyata Herni merupakan pencari kerja. Seseorang yang mengaku sebagai penyalur pekerja disebut telah menjanjikan pekerjaan kepada Herni asalkan calon pekerja itu memberikan sejumlah uang.

Namun, ternyata Herni tidak kunjung mendapatkan pekerjaan yang dijanjikan. Herni pun mengemis-ngemis kepada seseorang yang memakai seragam batik agar mengembalikan uangnya.

Ia meminta uang yang sudah disetornya untuk mendapatkan pekerjaan dikembalikan.

Sebab, selama empat hari ini, Herni tidak kunjung mendapatkan kerja dan justru harus tekor karena dioper ke sana kemari oleh sejumlah pihak.

Baca juga: BUMN PT KAI Hingga BUMD PT Transjakarta Buka Lowongan Kerja, Cek Syaratnya!

“Saya capek Pak dioper-oper. Saya sudah empat hari bolak-balik, bolak balik. Saya hanya mau pulangin uang saya, pulangin uang saya,” kata Herni dengan nada memelas dan sedih.

Sejumlah pria tersebut malah mengusir Herni dari sebuah bangunan. Disebutkan bahwa penipuan lowongan kerja itu terjadi di Depok.

Dalam keterangannya, disebutkan sudah 50 orang pencari kerja yang menjadi korban penipuan grup tersebut.

Dalam kolom komentar, korban menjelaskan bahwa yang terkena penipuan lowongan kerja tersebut bukan hanya Herni.

Melainkan adik dan keponakannya juga menjadi korban. Kata Herni, mereka awalnya hendak mencari kerja.

Di awal, PT tersebut mengatakan bahwa pencarian kerja gratis.

Hingga akhirnya mereka diminta sejumlah dana. Namun, saat dana sudah disetorkan mereka malah dioper ke sana kemari.

Saat dimintai pertanggung jawaban, pihak korban malah diusir oleh PT tersebut.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved