Polisi Tembak Polisi

Kasus Percobaan Pembunuhan Yosua Terhadap Eliezer Juga Disetop, Pelapornya Anggota Polres Jaksel

Brigadir Yosua tidak terbukti melakukan tindak pidana percobaan pembunuhan terhadap Bharada Eliezer.

Editor: Yaspen Martinus
Tribunnews
Bareskrim Polri juga menghentikan kasus dugaan percobaan pembunuhan yang dilakukan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat kepada Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Bareskrim Polri juga menghentikan kasus dugaan percobaan pembunuhan yang dilakukan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat kepada Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu.

"Berdasarkan hasil gelar tadi, perkara ini dihentikan penanganannya," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (12/8/2022).

Laporan itu terdaftar dengan nomor laporan polisi LP368/A/VII/2022/SPKT/PolresMetroJakartaSelatan tanggal 8 Juli 2022. Pelapornya adalah anggota Polres Metro Jakarta Selatan.

Baca juga: PBNU Tunjuk Gus Gudfan Jadi Plt Bendahara Umum Gantikan Mardani Maming

"Pelapornya adalah Briptu Martin Gabe atau anggota Polres Metro Jakarta Selatan.

"Korbannya adalah Bharada Richard atau Bharada RE, terlapor Brigadir Yosua," jelas Andi.

Dalam laporannya, kata Andi, pelapor melaporkan Brigadir Yosua atas dugaan tindak pidana percobaan pembunuhan sebagaimana dimaksud dalam pasal 338 KUHP junco pasal 53 KUHP.

Baca juga: Targetkan Loyalis Soeharto, Parsindo Ingin Kawal Amanat Reformasi 1998 Tetap On Track Perangi KKN

"Di mana terkait laporan ini tempatnya di Jakarta pada Hari Jumat tanggal 8 Juli 2022 sekira pukul 17.00 WIB, bertempat di Kompleks Duren Tiga Nomor 46 Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan," beber Andi.

Kata Andi, tidak ditemukan dugaan peristiwa pidana dalam kasus tersebut. Dengan kata lain, Brigadir Yosua tidak terbukti melakukan tindak pidana percobaan pembunuhan terhadap Bharada Eliezer.

"Bukan merupakan peristiwa pidana, sebagaimana rekan-rekan ketahui, bahwa saat ini juga Bareskrim menangani LP terkait dugaan pembunuhan berencan dengan korban almarhum Brigadir Yosua," paparnya.

Baca juga: Daftarkan Partai Ummat ke KPU, Amien Rais: Selamat Tinggal Sistem Sekarang

Sebelumnya, Bareskrim Polri menghentikan penyidikan dugaan pelecehan seksual terhadap istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, oleh Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Laporan polisi itu terdaftar dengan nomor LPB1630/VII/2022/SPKT/Polres Metro Jakarta Selatan pada 9 Juli 2022. Laporan itu didaftarkan oleh Putri Candrawathi.

"Berdasarkan hasil gelar perkara tadi, kedua perkara ini kita hentikan penyidikannya karena tidak ditemukan peristiwa pidana," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (12/8/2022).

Dalam laporan itu, Putri Candrawathi sebelumnya menuding Brigadir Yosua melakukan tindak pidana kejahatan terhadap kesopanan, dan atau perbuatan memaksa seseorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan dan atau kekerasan seksual.

Hal itu sebagaimana dimaksud dalam pasal 289 KUHP dan atau pasal 335 KUHP dan atau pasal 4 jo pasal 6 UU 12/2022 tentang tindak pidana kekerasan seksual.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved