Pembunuhan Bendahara KONI Kayong Utara di Bogor Ternyata Didalangi Oknum Anggota TNI AU

Pembunuhan bendahara KONI Kayong Utara, Kalimantan Barat, Ahmad Nurcholys di Desa Sukawangi, Sukamakmur, Kabupaten Bogor didalangi oleh oknum TNI AU.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Junianto Hamonangan
Warta Kota/Hironimus Rama
Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Siswo DC Tarigan mengungkapkan pembunuhan Ahmad Nurcholys, bendahara KONI Kayong Utara, Kalimantan Barat di Desa Sukawangi, Sukamakmur, Kabupaten Bogor didalangi oknum TNI AU. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Satreskrim Polres Bogor menangkap empat pelaku pembunuhan Ahmad Nurcholys (AN), bendahara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kayong Utara, Kalimantan Barat.

Jenazah Ahmad Nurcholys ditemukan di bawah jembatan Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor pada Sabtu (30/7/2022) lalu.

Empat tersangka yang ditangkap dalam kasus ini adalah AK (33), AA (37), D (37), dan RH (25). Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Siswo DC Tarigan mengatakan para tersangka ditangkap di Jakarta beberapa waktu lalu.

"Pelaku utama kasus pembunuhan ini adalah AK (33), warga Kalimantan Barat. Dia berperan sebagai otak rencana pembunuhan," kata Siswo di Mako Polres Bogor, Cibinong, Kamis (11/8/2022).

Siswo menjelaskan pelaku AK sebenarnya berdinas di Kalimantan Barat. Tetapi dia sedang menjalani pelatihan di Bogor.

Baca juga: Bharada E Ungkap Irjen Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Bertengkar Sebelum Pembunuhan Brigadir J

"Pelaku utama AK anggota TNI AU. Dia otak pelaku sehingga Polres Bogor berkordinasi dengan Sat Polisi Militer (POM) TNI Angkatan Udara (AU) Lanud Atang Sendjaja untuk melakukan penangkapan pelaku," ujarnya.

Saat ini AK ditahan di Lanud Atang Sendjaja Bogor. Pelaku tidak melawan dan koperatif saat ditangkap.

Sementara tiga pelaku lainnya adalah AA (37), D (37), dan RH (25). Ketiganya berprofesi sebagai karyawan swasta dan tinggal di Jakarta Timur.

"Tiga orang ini adalah pelaku yang dibayar oleh AK sebesar Rp 2 juta per orang untuk menghilangkan nyawa AN," tuturnya.

Menurut Siswo, kasus ini berawal dari AN yang sempat menggunakan dana KONI Kabupaten Kayong Utara sebesar Rp 600 juta untuk kepentingan pribadi.

Baca juga: Utang Rp300 Juta, Achmad Nurcholys Dibantai Hingga Tewas oleh 4 Pelaku di Bogor

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved