Berita Tangerang

Dinkes Kota Tangerang Akui Obat Kedaluwarsa yang Disalurkan saat Imunisasi Akibat Kelalaian Petugas 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni mengakui, peristiwa tersebut terjadi akibat kelalaian dari pihaknya.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Feryanto Hadi
Kolase video Gilbert Sem Sandro
Seorang bayi berusia 2,5 bulan di Kota Tangerang, mengalami gejala panas tinggi hingga muntah usai menjalani imunisasi dengan obat yang telah kedaluwarsa. Hal itu diceritakan ibu dari sang bayi, Widya Kurnia Rahayu (26) saat diwawancarai Wartakotalive.com, Rabu (10/8/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Dinas Kesehatan Kota Tangerang angkat suara terkait kasus penyaluran obat kedaluwarsa kepada 3 balita, usai mengikuti Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni mengakui, peristiwa tersebut terjadi akibat kelalaian dari pihaknya.

"Dinas Kesehatan Kota Tangerang tidak mengelak atas adanya obat yang telah kedaluwarsa terhadap 3 balita usai menjalani imunisasi hari Selasa lalu," ujar dr. Dini Anggraeni dalam keterangannya, Kamis (11/8/2022).

"Kejadian tersebut memang terjadi akibat kelalaian dari petugas puskesmas yang bertugas saat itu," imbuhnya.

Lebih lanjut Dini menjelaskan, kronologis kejadian tersebut bermula pada Senin (8/8/2022) lalu, saat petugas Puskesmas Pedurenan menemukan tiga obat paracetamol yang telah kadaluarsa di dalam tas Posyandu.

BREAKING NEWS: Jalani Imunisasi, Balita di Karang Tengah Tangerang Malah Diberi Obat Kedaluarsa

Petugas yang mengetahui hal itu, langsung memisahkan obat tersebut dan berencana menyerahkannya ke petugas farmasi puskesmas.

Namun sesampainya Puskesmas Pedurenan, petugas tersebut, lupa menyerahkan kepada petugas Farmasi Puskesmas Pedurenan. 

Dan pada Selasa (9/8/2022) saat pelaksanaan BIAN di Posyandu Kenanga, obat tersebut terbawa.

Karena berasal dari tas yang sama dengan obat paracetamol lainnya, petugas tidak lagi memeriksa kembali masa berlaku obat yang diberikan kepada para pasien.

Hingga akhirnya, pihaknya mendapat laporan dari kader atas kondisi salah satu bayi yang telah meminum obat yang telah kedaluwarsa tersebut.

Baca juga: DKI Optimalkan Nakes dan Vaksinator Antisipasi Vaksin AstraZeneca yang Bakal Kedaluarsa akhir Juni

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved