Pembunuhan

Tulang Manusia Ditemukan di Danau, Diduga Dari Korban Pembunuhan Tahun 1970an

Potongan tulang manusia ditemukan di Danau Mead, Nevada, Amerika Serikat. Potongan tulang itu diduga dari korban pembunuhan tahun 1970 lalu.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Desy Selviany
Dailymail.uk
Penemuan tulang di Danau Mead, Nevada, Amerika Serikat diduga dari korban pembunuhan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Potongan tulang manusia ditemukan di Danau Mead, Nevada, Amerika Serikat. Potongan tulang itu diduga dari korban pembunuhan tahun 1970 lalu.

Peristiwa penemuan tulang di Danau Mead, Nevada, Amerika Serikat pertama kali terjadi Mei 2022.

Dikutip dari Dailymail.co.uk pihak kepolisian pun belum bisa memecahkan sosok pemilik tulang tersebut.

Sementara ini, penyelidikan hanya tertuju pada korban pembunuhan di tahun 1970 atau 1980an lalu.

Diduga, tulang tersebut merupakan tulang seorang pria yang dimasukan ke dalam drum dan ditembak di bagian kepala.

Belum selesai penyelidikan penemuan tulang yang pertama, potongan tulang lainnya ditemukan oleh seorang wanita yang berenang di danau tersebut. Potongan jenazah kedua ditemukan 26 Juli 2022 lalu.

Baca juga: VIDEO Bocah Korban Kecelakaan Maut Jalani Operasi, Tulang Tengkorak Kepala Sampai Terlihat

Baca juga: Teja Paku Alam Butuh Waktu Pemulihan yang Cukup Panjang untuk Sembuhkan Patah Tulang di Tangan Kiri

Salah satu saksi mata penemuan tulang bernama Orozco mengatakan bahwa putrinya mengaku melihat sesuatu saat masuk ke dalam air.

“Aku bilang oke biarkan aku pergi melihat. Ketika saya semakin dekat, saya mengambilnya, saya perhatikan itu adalah tulang sebesar ini,” ucapnya.

Polisi pun menduga potongan tulang yang ditemukan Juli 2022 lalu satu rangkaian dengan penemuan tulang sebelumnya.

Dari penemuan tulang tersebut, seorang pria yang berdomisili di Spanyol, Todd Kolod mengatakan bahwa diduga tulang tersebut milik ayahnya Daniel.

Diduga sosok potongan tulang itu merupakan milik ayahnya yang kecelakan speedboat di danau tersebut.

Namun, sampai saat ini, belum ada pihak berwajib yang meminta DNA Todd Kolod untuk dicocokan dengan tulang tersebut.

Diprediksi, identifikasi penemuan potongan jenazah itu bisa berlangsung berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved