Kontribusi Pembangunan di Kawasan Geopark Ciletuh, Mahasiswa Uhamka Lakukan Pemetaan Desa

Mahasiswa Geografi FKIP Uhamka Jakarta gelar kuliah kerja lapangan (KKL) di Kawasan Geopark Ciletuh, Kabupaten Sukabumi dengan praktek pemetaan desa.

Istimewa
Mahasiswa Geografi FKIP Uhamka Jakarta gelar kuliah kerja lapangan (KKL) di Kawasan Geopark Ciletuh, Kabupaten Sukabumi dengan praktek pemetaan desa. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Para Mahasiswa Geografi FKIP Uhamka Jakarta melaksanakan kuliah kerja lapangan (KKL) yang digelar di Kawasan Geopark Ciletuh, Kabupaten Sukabumi.

Dosen Pembimbing KKL Geografi Uhamka Agung Adiputra mengatakan kegiatan KKL itu dilakukan dengan praktek pemetaan desa sebagai modal awal pembangunan kawasan Geopark Ciletuh.

"Pelaksanaan KKL dengan melakukan pemetaan desa yang dapat mengangkat potensi desa dan inventarisasi aset desa yang diperlukan dalam perencanaan pembangunan infrastruktur desa", kata Agung, Rabu (10/8/2022).

Agung menjelaskan desa saat ini menjadi poros bangkitnya ekonomi lokal usai pandemi Covid-19. Sehingga dengan peta desa, pemulihan ekonomi dapat dipercepat dan terencana dengan baik.

“Kegiatan KKL Geografi ini akan menghasilkan produk berupa peta potensi desa sesuai kaidah kartografis,” sambungnya.

Baca juga: HPSN 2022, Relawan dan Pemuda Bersihkan Sampah di Pantai Geopark Ciletuh Sukabumi

Menurut Agung, peta potensi desa bisa dijadikan sebagai informasi spasial dasar pembangunan berkelanjutan dengan didalamnya dapat terlihat potensi pengembangan wilayah.

"Bahkan juga potensi pengembangan investasi berbasis risiko," jelas Agung.

Mereka pada saat berada di lapangan selain menggelar pengukuran jalan, penggunaan lahan, serta memetakan batas dusun di Desa Ciwaru, juga validasi data lapangan pembaharuan data potensi desa.

Meski sudah berstatus Geopark yang diakui oleh UNESCO, peta desa ini membantu peningkatan potensi lain yang belum diangkat atau mendapat perhatian khusus seperti infrastruktur eduwisata yang bisa terus dikembangkan.

"Peta desa yang dihasilkan ini, mengungkap kondisi bentang alam dan potensi pariwisata secara spasial untuk berbagai kegiatan lainnya," jelas Agung.

Baca juga: VIDEO Detik-detik Longsor di Jalan Raya Alternatif Geopark Ciletuh Sukabumi

Sementara Kades Ciwaru Kecamatan Ciemas, Taopik Guntur Rochmi menyambut positif dari Mahasiswa KKL dari Prodi Pendidikan Geografi FKIP Uhamka melakukan pembuatan peta desa.

"Desa Ciwaru termasuk dalam kawasan Geopark Ciletuh, memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi desa wisata berbasis edukasi,” ujarnya.

Ia pun menambahkan ke depan diharapkan Desa Ciwaru dapat dikembangkan sebagai destinasi eduwisata Geopark Ciletuh dengan kegiatan KKL Geografi Uhamka kali ini.

"Sehingga jadi salah satu destinasi wisata dengan infrastruktur penunjang yang terencana dapat terwujud dengan modal peta desa", ujar Taopik.

Adapun selama kegiatan KKL, tim pemetaan beranggotakan 9 orang mahasiswa dibimbing oleh 2 orang dosen pembimbing yakni Agung Adiputra dan Tricahyono.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved