Virus Corona

Ditemukan Virus Baru di China Bernama Langya, Sudah Inveksi 35 Orang

Virus baru ditemukan di China. Sebanyak 35 orang di Provinsi Henan dan Shandong Timur China telah terinveksi virus bernama Langya.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Desy Selviany
Dailymail.co.uk
Virus Langya yang diduga satu koloni dengan Virus Nipah ditemukan di China 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Virus baru ditemukan di China. Sebanyak 35 orang di Provinsi Henan dan Shandong Timur China telah terinveksi virus bernama Langya.

Dikutip dari Dailymail.co.uk disebutkan bahwa virus Langya diduga berasal dari tikus atau hewan pengerat.

Virus Langya diduga masih satu koloni dengan Virus Nipah yang telah membunuh tiga perempat manusia dalam penyebarannya tahun 1999 lalu.

Sampai saat ini, dokter di China belum menemukan adanya kasus kematian akibat Virus Langya. Sebagian besar manusia yang terpapar virus tersebut masih mengalami gejala ringan seperti flu.

Diduga, virus ditularkan dari hewan pengerat seperti tikus, landak, atau tikus tanah.

Pihak peneliti di China juga belum menemukan adanya indikasi penularan Virus Langya dari manusia ke manusia.

Gejala yang paling umum diderita oleh pasien yang tertular Virus Langya adalah demam.

Selain itu manusia yang tertular Virus Lingya alami kelelahan sebanyak 54 persen, batuk 50 persen, kehilangan nafsu makan 50 persen, nyeri otot 46 persen, dan mual 38 persen.

Sementara 35 persen menderita masalah hati sementara 8 persen mengalami penurunan fungsi ginjal.

Baca juga: Kasus Covid-19 Kembali Tinggi, Enovid Tawarkan Solusi Membunuh Virus di Rongga Hidung

Peneliti di China juga mencari tahu apakah Virus Langya dapat menular ke hewan peliharaan. Hasilnya ditemukan pada anjing 5 persen dan kambing dua persen.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved