Demo Buruh

Demo Akbar 10 Agustus, Ratusan Buruh Gelar Longmarch dari Bandung ke Jakarta Tolak UU Cipta Kerja

Jelang demo buruh, Rabu (10/8) ratusan buruh dari perbatasan bekasi hingga Cakung bergerak untuk tolak UU Cipta Kerja

Penulis: Rendy Rutama | Editor: Dian Anditya Mutiara
Istimewa
Longmarch Bandung Bekasi untuk Demo Buruh Akbar hari ini Rabu (10/8/2022) di gedung DPR, foto diambil Selasa (9/8/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, CAKUNG - Diperkirakan berjumlah ratusan buruh ikut longmarch berjalan kaki dari wilayah Bandung Jawa Barat, hingga ke DKI Jakarta.

Seusai tiba di perbatasan antara Bekasi hingga ke Cakung, Jakarta Timur, tepat pada sore hari Selasa (9/8/2022), ratusan buruh tersebut nampak juga disambut jajaran dari Kepolisian setempat.

Sekjen Aksi Sejuta Buruh, Arief Winardi, menjelaskan, ratusan buruh itu sudah mulai bergerak sejak hari Minggu (6/8/2022), dan merupakan bagian dari rentetan acara.

"Hari ini rangkaian untuk demo Akbar pada tanggal 10 Agustus di DPR, dimulai longmarch dari Bandung itu tanggal 6 Agustus, dan diakhiri pada Rabu (10/8/2022) di gedung DPR," lugas Arief, Selasa (9/8/2022).

Baca juga: Rezeki Pemulung saat Demo Buruh, Pendapatan Zaenudin Naik Dua Kali Lipat

Tujuan demo Akbar pada Rabu (10/8/2022) dijelaskan Arief untuk meminta pemerintah mencabut terkait Undang-undang Cipta Kerja Omnibus Law.

Alasannya untuk dicabut karena mereka (pada buruh) merasa sudah diluar koridor dari kebijakan Undang-undang Dasar, sehingga bersifat melanggar.

"Tuntutannya mencabut undang-undang cipta kerja omnibus law nomor 11 tahun 2020, karena undang-undang tersebut sudah jelas melakukan pelanggaran undang-undang dasar," jelasnya.

Mereka sebelumnya juga berharap di ikut sertakan juga dalam membicarakan kebijakan ini, karena ajakan terhadap buruh akan hal itu dirasa Arief sesuai dengan asas yang berlaku di Indonesia.

"Tidak mungkin undang-undang ini akan dikonstitusionalkan tanpa melibatkan buruh, karena sudah melanggar asas melanggar sistem yang berlaku di Indonesia," imbuhnya.

Pada pernyataan akhirnya, dirinya berharap pada Rabu (10/8) aspirasi suaranya bisa didengar pemerintah, dan buru secara keseluruhan bisa saling mendukung dengan bergabung.

"Kami berharap seluruh buruh akan bergabung tanggal 10 di DPR agar pemerintah melihat," tutupnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved