Penipuan

Delapan Bulan Dilaporkan, Kasus Penipuan di Subdit Resmob Polda Metro Mandek

Fauzi Akbar melaporkan mantan karyawannya, NACS ke Polda Metro Jaya karena dugaan tindak pidana penipuan, pemalsuan dan penyalahgunaan jabatan.

Istimewa
Fauzi Akbar, pelapor kasus dugaan penipuan di Polda Metro Jaya, mengeluhkan karena sudah 8 bulan laporannya di Polda Metro Jaya, masih mandek. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Fauzi Akbar melaporkan mantan karyawannya, berinisial NACS ke Polda Metro Jaya karena dugaan tindak pidana penipuan, pemalsuan dan penyalahgunaan jabatan.

Laporan ini sudah tercatat di Direskrimum Polda Metro Jaya dengan nomor LP/B/505/I/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA, tanggal 28 Januari 2022.

Namun, sudah delapan bulan sejak kasus tersebut dilaporkan, Fauzi Akbar yang bertindak sebagai pelapor merasa kasusnya belum menemui titik terang.

Padahal katanya hingga saat ini 11 saksi korban sudah dihadirkan.

"Barang bukti yang dilampirkan sudah lengkap, tetapi belum juga ada kepastian untuk menindaklanjuti laporan ini," kata Fauzi Akbar didampingi kuasa hukumnya, Santi Wulandari SH dan Ferdy Gaus SH di Polda Metro Jaya, Rabu (10/8/2022).

Menurut Fauzi, mantan karyawannya ini dengan sengaja mengambil uang para korban dengan mengatasnamakan perusahaan miliknya.

Baca juga: Buru Pelaku Penipuan Lansia Bermodus Bansos di Tugu Utara, Polisi Periksa TKP

Namun uang para korban ini dimasukan ke rekening milik pribadi terlapor NACS.

"Kami melapor ke Polda Metro Jaya dengan dugaan tindak pidana pemalsuan dan penipuan yang mengatasnamakan perusahaan, sebagaimana dimaksud pada pasal 378 dan 263 KUHP," jelasnya.

Sampai saat ini, kata Fauzi, dirinya harus menanggung perbuatan dari terlapor NACS.

"Para korban meminta uangnya dikembalikan, karena mereka para korban mengetahui saudari NACS ini bekerja di perusahaan saya," jelasnya.

Baca juga: Tindak Penipuan Kembali Marak, BPJS Ketenagakerjaan Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved