Berita Video

VIDEO Imigran Gelap Indonesia Korban Aplikasi Judi Online di Kamboja Meroket

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI mendeteksi adanya penambahan jumlah imigran gelap Indonesia yang berada di Kamboja.

WARTAKOTALIVE.COM, Tangerang - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI mendeteksi adanya penambahan jumlah imigran gelap Indonesia yang berada di Kamboja.

Jumlah tersebut bertambah 115 orang dari jumlah yang diketahui sebelumnya yaitu 117 orang, pada Jumat (5/8/2022) lalu.

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kemenlu, Judha Nugraha mengatakan, jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal di Kamboja sebanyak 232 orang.

"Sampai malam ini, data total kasus PMI ilegal yang ditangani oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kamboja mencapai 232 orang," ujar Judha Nugraha kepada awak media, Senin (8/7/2022).

Dari jumlah 232 PMI ilegal yang ada di Kamboja itu, 39 orang diantaranya telah kembali pulang ke Tanah Air.

Kepulangan 39 PMI ilegal tersebut dilakukan melalui 3 gelombang, yakni pada hari Jumat dan disusul pada Sabtu (7/8/2022) lalu, serta hari ini.

Baca juga: VIDEO Imigran Gelap Indonesia Perusahaan Judi Online di Kamboja Kembali Pulang ke Tanah Air

Puluhan imigran gelap tersebut dipulangkan ke Indonesia melalui Terminal 3 Internasional Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, dengan pesawat charter.

"Alhamdulillah hari ini 14 PMI dari Kamboja telah tiba dengan selamat di Tanah Air, dan ini adalah bagian proses pemulangan bertahap dari mereka," kata dia.

"Tahap pertama hari Jumat lalu sudah pulang 12 orang, kemudian 13 orang dan hari ini 14 orang, total 39 orang PMI telah kita pulangkan," imbuhnya.

Baca juga: Mengejutkan, BP2MI Ungkap Perdagangan Manusia Kian Banyak, Dikirim ke Malaysia dan Kamboja

Judha menerangkan, ratusan PMI yang berada di Kamboja tersebut bekerja di berbagai perusahaan, mulai investasi bodong hingga judi online.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved