Persija Jakarta

Liga 1 2022/2023, Andritany Ardhiyasa Jadi Panutan Kiper Muda Persija Jakarta di Kompetisi Musim Ini

Di kompetisi Liga 1 2022/2023, Persija Jakarta menggunakan kiper usia muda, selain penjaga gawang senior Andritany Ardhiyasa.

Penulis: Sigit Nugroho | Editor: Sigit Nugroho
ligaindonesiabaru.com
Andritany Ardhiyasa jadi panutan kiper muda Persija Jakarta di Liga 1 2022/2023. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Di kompetisi Liga 1 2022/2023, Persija Jakarta menggunakan kiper usia muda, selain penjaga gawang senior Andritany Ardhiyasa.

Di musim ini, Persija memiliki tiga kiper muda, yaitu Risky Muhammad Sudirman, Cahya Supriadi, dan Adre Arido Geovani.

Risky lahir di Jakarta, 2 Februari 2002 (20 tahun), Cahya kelahiran Karawang, 11 Februari 2003 (19 tahun), dan Adre kelahiran Yogyakarta, 13 Agustus 2004 (18 tahun).

Meski ketiganya minim pengalaman tampil di level profesional, kemampuan mereka dinilai layak menjadi pelapis Andritany di musim ini. 

Baca juga: Jakmania Jakarta Utara Optimistis Persija Jakarta Bisa Meraih Kemenangan di Kandang Persikabo 1973

Baca juga: Liga 1 2022/2023, Jelang Melawan Persikabo 1973, Sejumlah Pemain Persija Jakarta Pulih dari Cedera

Baca juga: Liga 1, Jelang Lawan Persija Jakarta, Pelatih Persikabo Djadjang Mewaspadai Kualitas Pemain Oranye

Risky merupakan jebolan Timnas Indonesia U-19 dan Garuda Select yang performanya sudah mendapatkan banyak apresiasi.

Kini, Cahya menjadi kiper inti Timnas U-19 proyeksi Piala Dunia U-20 2023 yang sedang menjadi buah bibir berkat aksi gemilangnya.

Sama dengan Risky, Adre adalah alumni Garuda Select yang juga menunjukkan performa apik dalam tim utama Persija.

BERITA VIDEO: Gubernur Jabar Ridwan Kamil Pamer Penampakan Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Meski rekan kipernya berusia jauh, Andritany tetap merasa memiliki pesaing yang tangguh.

Alhasil, dia harus konsisten menunjukkan kemampuan terbaiknya selama berlatih dan bertanding.

Selain itu, pemain berusia 30 tahun tersebut tak lupa kerap berbagi pengalaman dengan para juniornya.

"Jarak usai saya lumayan jauh, sekitar 10 tahun. Saya sering memberikan masukan dan sharing kepada mereka. Saya sering mengingatkan mereka bahwa peran kiper di era modern harus terlibat dalam permainan,” kata Andri dikutip dari ligaindonesiabaru.com.

Sementara itu, Cahya menilai kehadiran Andritany jadi sosok panutan untuk terus berkembang.

"Kondisi ini menjadi tantangan buat kami. Sebagai pemain muda, tentu saya ingin membuktikan bahwa kami bisa berkontribusi sama baiknya dengan para pemain senior," kata Cahya.

"Beruntung bagi kami memiliki sosok panutan seperti Bang Andritany yang sering memberikan masukan,” tutur Cahya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved