Polisi Tembak Polisi

Kasus Ferdy Sambo Masuki Babak Baru, Polri Dalami Motif Pembunuhan Brigadir J

Kasus polisi tembak polisi di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo kini masuki babak baru, yakni pengungkapan motif.

Editor: Valentino Verry
Istimewa
Kasus kematian Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo masuki babak baru, kini Timsus mendalami motif yang bakal menggemparkan publik. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebulan sudah kasus polisi tembak polisi yang terjadi rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

Berkat sorotan masyarakat, pengungkapan kasus ini pun berjalan lumayan cepat.

Semua semakin kuat setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengungkapnya secara transparan dan jujur.

Presiden Jokowi tak mau citra Polri di akhir masa pemerintahannya ambruk akibat kasus ini.

Seperti diketahui, 8 Juli 2022 terjadi kejadian besar di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Saat itu terjadi aksi saling tembak antara Brigadir Yosua  (Brigadir J) dengan Baharada Eliezer (Bharada E).

Aksi tersebut dipicu oleh perbuatan Brigadir J, yang diskenariokan melakukan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo.

Bharada E melihat, dan langsung melakukan penembakan. Bak film action Holywood, aksi polisi tembak polisi pun terjadi di dalam rumah itu hingga Brigadir J tewas.

Selama sebulan penyidikan, kasus ini pun banyak terungkap kebenarannya.

Baca juga: LPSK Siap Lindungi Bharada E Bila Disetujui Jadi Justice Collaborator

Pekan lalu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Tim Khusus (Timsus) akan bekerja keras untuk mengungkap kasus seterang-terangnya sebagaimana instruksi Presiden Jokowi.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved