Berita Nasional

Imigran Gelap yang Dipekerjakan sebagai Admin Judi Online di Kamboja Malu Pulang ke Kampung Halaman

Penyuluh Kementerian Sosial RI, Wisnu mengatakan, mereka dilakukan rehabilitasi untuk memulihkan kembali kondisi psikologis masing-masing imigran.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Feryanto Hadi
wartakotalive.com, Gilbert Sem Sandro
Sebanyak 14 imigran gelap Indonesia dari Kamboja kembali dipulangkan ke Tanah Air, pada Senin (8/8/2022) petang. Kedatangan belasan PMI itu disambut oleh Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani 

Setibanya di Indonesia 14 orang PMI tersebut dibawa menuju Rumah Perlindungan dan Trauma Center (RPTC) Kementerian Sosial RI, Cipayung, Jakarta Timur.

Nantinya setelah menjalani masa rehabilitasi, para PMI tersebut akan dipulangkan kembali ke daerah asal masing-masing yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia.

Baca juga: VIDEO Imigran Gelap Indonesia Dipekerjakan Sebagai Admin Judi Online di Kamboja

"Secara umum kondisi fisik mereka baik, tapi untuk kondisi psikologis mereka tentunya masih perlu menjalani konseling lebih lanjut di RPTC," kata dia.

"Karena selama berada di Phnom Penh, para korban juga sempat ditampung sementara di tempat yang disediakan oleh KBRI, sambil dilakukan asesmen awal guna mengetahui kondisi fisik dan psikologis para korban," terangnya.

Baca juga: BP2MI Targetkan Ada 23 Provinsi Dalam Program Sosialisasi Perlindungan Imigran Indonesia

Menurutnya, langkah penyelamatan terhadap para PMI tersebut merupakan bukti keterlibatan negara yang tidak membeda-bedakan para pekerja migran yang berangkat secara resmi atau tidak

Baca juga: BP2MI Ungkap Imigran Gelap Indonesia Diperalat Sebagai Admin Judi Online di Kamboja

"Pemulangan PMI ini adalah bukti bahwa negara tidak pilih-pilih dalam melakukan upaya penyelamatan pekerja Indonesia di luar negeri," ucapnya.

"Karena, epanjang pekerja merupakan warga negara Indonesia, hukum tertinggi adalah keselamatan warga negara," jelas Benny Rhamdani.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved