Berita Video

VIDEO Deolipa Yumara Sebut Bharada E Bukan Pelaku Tunggal

Kuasa Hukum Bharada E berharap pihak LPSK dapat memberikan Justice Collaborator kepada clientnya segera.

Penulis: Rendy Rutama | Editor: Fredderix Luttex

WARTAKOTALIVE.COM, CIRACAS - Pihak Bharada E, bersedia dengan menyiapkan secara prosedural laporan untuk menerapkan Justice Collaborator (JC), dengan tujuan lainnya juga untuk dapat membantu jajaran aparat hukum dalam mengungkap kasus perkara tersebut.

Dalam pertemuan antara Kuasa Hukum Bharada E, Deolipa Yumara, bersama jajarannya dengan pihak Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), dirinya berharap clientnya itu dapat mendapatkan perlindungan terapan Justice Collaborator (JC)

"Untuk kepentingan hukum dia (Bharada E) meminta kepada kami untuk mengajukan permohonan perlindungan hukum dan dia bersedia menjadi JC," kata Deolipa, Senin (8/8/2022).

Deolipa juga menambahkan, Bharada E dirasanya bersedia untuk diterapkannya JC kepada dirinya, dengan sebabnya, hal yang sudah disampaikan, pada dasarnya berbeda dengan kenyataan yang dialami.

Untuk kemudian, Bharada E pun merasa tertekan dari psikis nya.

Baca juga: VIDEO: Bharada E Surati Keluarga Brigadir J, Sampaikan Pesan Menyentuh untuk Mendiang

"Tidak nyaman bukan karena tekanan dari penyidik, tidak. Tapi tidak nyaman karena tindakan dia yang memang sudah dia lakukan tapi dia harus mengatakan hal yang berbeda dari yang dia alami. Sehingga dia hatinya merasa resah dan tidak nyaman," lugas Deolipa.

Lanjutnya, tepat pada Senin (8/8/2022), Deolipa yang ditemani kuasa Hukum Bharada E lainnya, antara lain Muhammad Burhanuddin, mendatangi kantor LPSK dengan memenuhi syarat sesuai prosedur untuk keperluan permohonan perlindungan Bharada E.

Baca juga: LPSK Pastikan Istri Irjen Ferdy Sambo Jalani Proses Asesmen Psikologis di Kediamannya Besok

"Yang dibawa fotokopi surat kuasa kami, yang kedua surat permohonan perlindungan saksi selaku Richard Eliezer. Selanjutnya halaman kedua ditandangani oleh Deolipa dan Muhammad Burhanuddin," tutupnya.

Di pihak lain, LPSK telah menerima laporan permohonan Justice Collaborator secara tertulis dari Kuasa Hukum Bharada E, pada Senin (8/8/2022) di Gedung Jalan Raya Bogor, KM.24 No.47-49, RT.6/RW.1, Susukan, Kecamatan Ciracas, Kota Jakarta Timur, sekira pukul 14.15 WIB.

Baca juga: VIDEO Tim Kuasa Hukum Bharada E Ajukan Permohonan Justice Collaborator ke LPSK

Pertemuan yang berlangsung lebih kurang satu jam itu, dijelaskan Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Edwin Partogi Pasaribu, bahwa Kuasa Hukum Bharada E juga mengungkapkan beberapa poin terbaru atas temuannya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved