Breaking News:

Pemerintahan Berbasis Elektronik

Pemprov DKI Gandeng PricewaterhouseCoopers untuk Mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama PT PricewaterhouseCoopers Consulting Indonesia menandatangani perjanjian kerja sama, Senin (8/8/2022) pagi.

Penulis: Leonardus Wical Zelena Arga | Editor: Sigit Nugroho
Doc: PPID DKI Jakarta
Pemprov DKI Jakarta dan PT PricewaterhouseCoopers Consulting Indonesia menandatangani kerja sama terkait Dukungan Teknis Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Transformasi Digital di Balairung Balai Kota DKI Jakarta, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Senin (8/8/2022) pagi. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama PT PricewaterhouseCoopers (PWC) Consulting Indonesia menandatangani perjanjian kerja sama (MoU) terkait Dukungan Teknis Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Transformasi Digital di Pemprov DKI Jakarta

Dilansir dari PPID DKI Jakarta, turut hadir menyaksikan perjanjian tersebut Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama jajaran dan Presiden Direktur PT PricewaterhouseCoopers Counsulting Indonesia, Marina Reim Tusin, di Balairung Balai Kota DKI Jakarta, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Senin (8/8/2022) pagi.

"Kami mengapresiasi PWC yang bersedia terlibat di sini, karena begitu sampai pada transformasi digital, kami membutuhkan pihak yang punya akses kepada best practices, dan pengalaman beroperasi di berbagai negara yang punya contoh praktek, baik terbukti gagal maupun berhasil,” kata Anies.

Baca juga: Pemprov DKI Jakarta Mengutamakan Para Nakes untuk Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Booster Kedua

Baca juga: Soroti Intimidasi saat Penggusuran, KRMP Desak Pemprov DKI Jakarta Cabut Pergub DKI 207/2016

Baca juga: 715.782 Balita Jadi Target Imunisasi Pemprov DKI Jakarta Selama Agustus 2022

Kesepakatan bersama itu bertujuan untuk membantu upaya implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan transformasi digital di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Selain itu juga untuk pemberian dukungan teknis dalam implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), dan transformasi digital, asistensi pelaksanaan Project Management Office (PMO) serta implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) oleh PT PricewaterhouseCoopers Consulting Indonesia.

Anies berharap kehadiran PricewaterhouseCoopers Consulting Indonesia juga akan memberikan dorongan agar transformasi digital dikerjakan dengan cepat.

BERITA VIDEO: Rifky Balweel Ingin Putranya Tak Hanya Modal Ganteng

Sehingga, akan berdampak pada kemajuan DKI Jakarta dan peningkatan pelayanan untuk warganya.

"Kami membutuhkan dorongan dari PWC, sebuah dorongan untuk kita berubah dengan cepat, terlebih banyak urusan yang dikerjakan di Jakarta yang bila diproses menggunakan otomatisasi atau digital akan memiliki potensi lebih efektif dan efesien. Sehingga, kita bisa memajukan kota lebih baik dan cepat, mulai dari internal sampai pelayanan kepada publik,” ujar Anies.

Anies berharap, DKI Jakarta menjadi pilot project dalam pelaksanaan transformasi digital pada sistem pemerintahannya.

"Kami ingin Jakarta digunakan oleh PWC sebagai percontohan supaya kota lain di Indonesia bisa melakukan hal yang sama. Apalagi dari segi kompleksitas kita paling banyak dan apabila kita bisa berjalan sistemnya, maka ke depan kota-kota lain akan lebih mudah mengadopsinya,” harap Anies.

Adapun ruang lingkup dalam Kesepakatan Bersama tersebut adalah: (1) Asistensi Tata Kelola Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Provinsi DKI Jakarta; (2) Pendampingan Manajemen Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Provinsi DKI Jakarta; (3) Asistensi Percepatan penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta; dan (4) Pemantauan dan Evaluasi Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Provinsi DKI Jakarta.

Jangka waktu kesepakatan bersama tersebut berlaku selama empat tahun. 

Sementara itu, untuk pelaksanaan kesepakatan bersama akan ditindaklanjuti dengan perjanjian kerja zama sesuai dengan ruang lingkup yang telah disepakati.

Sumber: Warta Kota
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved