Tempat Wisata

Sandiaga Uno Memuji Kota Bogor Sebagai Ikon Wisata yang Menjadi Konsep Urban Tourism

Menparekraf Sandiaga Uno memuji keindahan yang ada di Kota Bogor, sehingga layak menjadi destinasi warga Jakarta dan sekitarnya.

Penulis: Cahya Nugraha | Editor: Valentino Verry
Istimewa
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, Sandiaga Uno dan Wali Kota Bogor, Bima Arya memimpin ratusan goweser dari insan pariwisata dan dari beragam komunitas sepeda dalam rangkaian acara PHRI BikeTour Bogor, Sabtu (6/8/2022). Sandiaga memuji Kota Bogor sebagai urban tourism yang lengkap. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno takjub melihat keindahan yang ada di Kota Bogor.

Selain alam yang sejuk, Kota Bogor juga memiliki banyak tempat kuliner dan wisata yang kekinian.

Maka, kata Sandiaga, tak heran jika warga Jakarta dan sekitarnya menjadikan Kota Bogor sebagai destinasi wiata di akhir pekan.  

Hal itu diungkapkan Sandiaga saat melepas ratusan peserta Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI)BikeTour dalam rangka Festival Merah Putih (FMP) sekaligus merayakan pertumbuhan ekonomi sebanyak 5,44 persen, Sabtu (6/8/2022).

"Saya diinstruksikan oleh Presiden untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa kita bersyukur, tapi harus waspada. Karena ke depan akan banyak ketidakpastian. Tapi, yang dapat kami pastikan bahwa pariwisata tumbuh hampir 10 persen," katanya.

Menurut Sandiaga, Kota Bogor ini adalah ikon wisata yang menjadi konsep urban tourism. Seperti China Town di Suryakencana dan tentunya daya tarik tersendiri di Kebun Raya Bogor.

Bahkan, Menparekraf juga mendukung pengembangan wisata di Bogor Selatan.

Baca juga: DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto Surati DPR RI dan Kemenkumham Soal Tuntutan Mahasiswa Terkait RKUHP

"Walaupun kita sekarang di zaman milenial tentunya masih banyak wisata kolonial, dan wisata sejarah," ujarnya.

"Nah ini kita bangkitkan dalam konsep tourism working group yang dibahas di G20 dalam konsep pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan," imbuhnya.

Menurut Sandiaga, alasan mengapa wisata sejarah lebih berkualitas karena memiliki daya long of stay yang lebih lama.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved