Lifestyle

Laporan UNICEF, Pandemi Telah Memberikan Dampak Sekunder Terhadap 80 Juta Anak di Indonesia

9 dari 10 anak di Indonesia masih mengalami kekurangan akses edukasi dan nutrisi yang memadai.

istimewa
Atlet Bulu tangkis Indonesia, Greysia Polii mengungkap peran besar sang Bunda, dalam mendampinginya berjuang mewujudkan karier bulu tangkisnya hingga tahap ini. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Berdasarkan laporan terakhir dari UNICEF, pandemi telah memberikan dampak sekunder yang luas terhadap 80 juta anak di Indonesia.

Dampak tersebut terhadap pendidikan, gizi, kesehatan, dan ketahanan ekonomi mereka.

Data tersebut semakin memperkuat fakta sebelumnya yang menunjukkan bahwa 9 dari 10 anak di Indonesia masih mengalami kekurangan akses edukasi dan nutrisi yang memadai.

Untuk itu, upaya kolaborasi bersama harus terus dilakukan untuk mendukung masa depan anak-anak Indonesia yang nantinya akan menentukan kemajuan bangsa di masa mendatang.

Sebab jika tidak segera diatasi, akan dapat memperburuk minimnya keberagaman menu makanan dan kurang tersedianya zat gizi mikro pada menu makan anak-anak Indonesia, khususnya bagi anak-anak yang masih banyak membutuhkan berbagai asupan makanan yang bergizi untuk mendukung tumbuh kembang maksimalnya.

Pemerhati Anak, Septi Peni Wulandani  mengatakan, semua anak Indonesia harus diberi kesempatan memperoleh kemajuan.

Ini berlaku bagi semua anak yang berasal dari berbagai latar belakang ekonomi dan sosial.

"Kemajuan anak-anak Indonesia merupakan tanggung jawab kita semua, melalui kapasitas dan kontribusi masing-masing. Khususnya dalam mendukung akses nutrisi dan pendidikan sebagai fondasi mereka untuk mencapai kemajuan.” jelas Septi Peni Wulandani yang akrab disapa Peni, Minggu (7/8/2022).

Walaupun di masa pandemi, kemajuan bukanlah hal yang tidak mungkin bisa diraih oleh seorang anak.

Hal ini telah dapat dibuktikan oleh puluhan ribu bunda di Indonesia melalui berbagai kisah inspiratif tentang pencapaian atau kemajuan si Kecil sebagai Anak Generasi Maju yang dibagikan dalam kompetisi cerita #AkuAnakSGM #AnakGenerasiMaju yang diselenggarakan oleh SGM Eksplor pada periode 18 Mei – 23 Juli 2022. 

Baca juga: Dampak Pandemi Covid-19, Banyak Anak Mengalami Keterlambatan Tumbuh Kembang Sosial Emosional

Baca juga: Jangan Disepelekan, Ini Perbedaan Stunting dan Wasting Serta Dampak Bagi Tumbuh Kembang Anak

Senior Brand Manager SGM Eksplor, Renta Situmeang mengatakan,  semua pihak harus memberikan dukungan penuh serta memastikan anak-anak Indonesia tetap tangguh menghadapi berbagai tantangan dalam pemenuhan hak anak untuk memperoleh kemajuan. 

Melalui dukungan nutrisi dan stimulasi yang tepat, seorang anak dapat tumbuh berprestasi menjadi generasi maju.

Keberhasilan tersebut telah dibuktikan, dimana tidak sedikit diantara anak generasi maju yang telah turut berkontribusi untuk memajukan Indonesia, seperti Greysia Polii sebagai Juara Olimpiade Bulutangkis dan Merry Riana sebagai motivator dan pengusaha.

“Kami ingin terus meyakinkan para bunda di Indonesia bahwa setiap anak memiliki potensi dan hak yang sama untuk maju. Karena, telah banyak bukti anak-anak Indonesia yang telah tumbuh jadi generasi maju yang berhasil berprestasi di bidangnya masing-masing,” tambah Renta.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved