Berita Video

VIDEO LPSK Minta Polri Tingkatkan Keamanan, Khawatir Bharada E Akhiri Hidupnya

Meski telah menjadi tersangka, lembaga Perlindungan Saksi Dan Korban (LPSK) masih melanjutkan proses perlindungan terhadap Bharada E.

Penulis: Vicky Uswatun Hasanah | Editor: Ahmad Sabran

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Meski telah menjadi tersangka, lembaga Perlindungan Saksi Dan Korban (LPSK) masih melanjutkan proses perlindungan terhadap Bharada E.

Kini LPSK memita kepada polri untuk meningkatkan perlindungan kepada Bharada E yang sudah ditahan di Rutan Bareskrim Polri sejak Rabu (3/8/2022).

Pihak LPSK meminta agar polri memastikan, tidak ada insiden keributan hingga bunuh diri.

Dikutip dari Tribunnews.com, hal itu disampaikan oleh wakil ketua LPSK, Edwin Partogi.

Baca juga: Komnas HAM Uji Balistik Terkait Pistol untuk Tembak Brigadir J, Atas Nama Siapa?

"Kan belum dilindungi LPSK jadi ada sebaiknya Polri meningkatkan keamanan buat Bharada E , kalau Bharada E ditahan pastikan pertama tidak ada penyiksaan," kata Edwin.

Ia mengatakan jangan sampai Bharada E ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Atau seperti jatuh sakit, keracunan, hingga bunuh diri.

"Kedua tidak terjadi keributan antar tahanan yang ketiga tidak jatuh sakit, yang keempat tidak keracunan, yang kelima tidak (meninggal dunia) bunuh diri," ucap Edwin.

Edwin mengatakan, bila perlu Bharada E dipisahkan dari tahanan lain.

Baca juga: Lokasi SIM Keliling Sabtu 6 Agustus, di Akhir Pekan ini Banyak yang Buka Dekat Rumah

Peningkatan perlindungan penting dilakukan lantaran posisi Bharada E yang merupakan saksi kunci dari kasus baku tembak di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

Terlebih saat ini Bharada E belum terbuka sepenuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Bharada E ditetapkan menjadi tersangka dan diduga sebagai pelaku penembakan Brigadir J.

Penetapan tersebut dilakukan pasca penyidik melakukan gelar perkara.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved