Pelecehan Seksual

PT Transjakarta Diskusi dengan Polisi untuk Mudah Menindak Pelaku Pelecehan Seksual

Manajemen PT Transjakarta gerak cepat untuk mengatasi pelecehan seksual di dalam bus, dengan berkoordinasi pada polisi.

Warta Kota/Indri Fahra Febrina
Transjakarta berkomitmen cegah pelecehan seksual melalui kampanye 'Stop Pelecehan Seksual'. Kini, mamajemen PT Transjakarta sedang berdiskusi dengan polisi untuk mempercepat proses pada pelaku agar dihukum. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Manajemen PT Transjakarta berbenah atas kasus pelecehan seksual yang terjadi.

Untuk pencegahan, kini manajemen PT Transjakarta memiliki layanan aduan pelecehan seksual bernama Pos Sahabat Anak dan Perempuan (Pos SAPA) di tiap halte bus. 

Korban yang alami tindakan asusila di bus atau di halte Transjakarta bisa langsung mengadukan hal tersebut ke Pos SAPA sekaligus ke kepolisian. 

TransJakarta berharap, korban bersedia melaporkan tindakan asusila itu ke pihak berwajib. 

Sebab, pihaknya bakal mendampingi korban dalam membuat laporan ke pihak berwajib. 

"Jika korban melapor atau tidak, kami akan langsung bawa ke kantor polisi terdekat,” kata Direktur Operasional dan Keselamatan TransJakarta, Yoga Adi, Sabtu  (6/8/2022). 

“Jadi tim keamanan kami langsung koordinasi dengan pos polisi terdekat," imbuhnya.

Menurut Yoga, TransJakarta ingin penyelesaian kasus tersebut tidak memakan waktu lama. 

Baca juga: Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Terhadap Perempuan di Stasiun Kranji Alami Gangguan Jiwa

Sebab, pihaknya ingin laporan korban tuntas hingga tahap penindakan. 

"Inilah proses yang sedang kami coba diskusikan dengan pihak-pihak terkait, sepertu kepolisian, kejaksaan, kehakiman, sehingga proses ini bisa dipersingkat," ucapnya. 

Diketahui, PT Transjakarta berkomitmen cegah pelecehan seksual melalui kampanye 'Stop Pelecehan Seksual'. 

Kampanye tersebut sebagai penanda awal Transjakarta mencegah terjadinya tindakan asusila di dalam bus Transjakarta. 

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo. (wartakotalive.com, Leonardus Wical Zelena Arga)

Pihak TransJakarta berharap korban pelecehan seksual semakin berani melapor usai kampanye tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo berharap, minim aduan pelecehan seksual semenjak ada Kampanye 'Stop Pelecehan Seksual'. 

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved