Imigran Gelap

BP2MI Ungkap Imigran Gelap Indonesia Diperalat Sebagai Admin Judi Online di Kamboja

BP2MI mengungkap para pekerja ilegal yang menjadi imigran gelap di Kamboja, banyak yang diperalat menjadi admin judi online.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Valentino Verry
warta kota/gilbert sem sandro
Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Kawasan Asia dan Afrika Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Brigjen Pol Suyanto, mengungkapkan ada 12 pekerja imigran Indonesia yang diperalat menjadi admin judi online di Kamboja. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Sebanyak 12 imigran gelap asal Indonesia dipulangkan ke Tanah Air, Jumat (5/8/2022) melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Belasan orang yang dipulangkan itu, merupakan korban penipuan perusahaan online scam di Kamboja. 

Hal tersebut disampaikan Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Kawasan Asia dan Afrika Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Brigjen Pol Suyanto.

"Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh telah memulai proses pemulangan para WNI yang menjadi korban penipuan perusahaan online scam di Kamboja hari ini," ujar Brigjen Pol Suyanto kepada awak media.

Lebih lanjut Suyanto menjelaskan, para Pekerja Migran Indonesia (PMI) itu berangkat menuju Kamboja, lantaran dijanjikan pekerjaan dengan gaji yang tinggi.

Kendati demikian, mereka tidak mengetahui pekerjaan apa dan akan menuju negara mana untuk bekerja.

Baca juga: Raup Untung Ratusan Juta, Pelaku Penipuan di Kelapa Gading Keranjingan Judi Online

Pasalnya, belasan PMI ilegal tersebut melamar pekerjaan mereka yang akan dituju itu melalui sosial media, tanpa adanya penjelasan lebih lanjut.

Selain itu, untuk dapat berangkat menuju negara tetangga di Asia Tenggara itu, belasan PMI gelap itu, tanpa menggunakan visa bekerja.

"Jadi, dari agensi menyebar lamaran kerja secara online melalui media sosial dan mereka tertarik karena iming-iming gaji yang tinggi, tanpa tau pekerjaan yang harus dikerjakan apa dan bekerja dimana," kata dia.

Baca juga: Serse Polsek Kebon Jeruk Tangkap Dua Pejambret yang Keranjingan Judi Online

"Dan ternyata di sana, mereka dipekerjakan sebagai pelaku judi online, itu pun berangkatnya menggunakan visa kunjungan, buka visa bekerja," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved