Ganjil Genap Jakarta

Aturan Ganjil Genap Sudah Lama, Pelanggaran Tetap Terjadi Tiap Hari di 25 Lokasi

Pengendara mobil banyak yang bandel, meski aturan ganjil genap lama berlaku, pelanggaran tetap saja terjadi.

Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Valentino Verry
warta kota/m rifqi ibnu masy
Petugas kepolisian Satwil Lantas Jakarta Utara lakukan penilangan terhadap pelanggar aturan ganjil genap di Jalan Gunung Sahari, Jumat (5/8/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Aturan ganjil genap sudah lama diterapkan Ditlantas Polda Metro Jaya, namun pelanggaran tetap saja terjadi.

Pelanggaran ini terjadi hampir di 25 lokasi ganjil genap yang kini diberlakukan. Polisi pun tiap hari harus menunggu.

Seperti yang terligat di Jalan Gunug Sahari, Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (5/8/2022), petugas polisi sedang melakukan razia.

Dalam pantauan wartakotalive.com, sejumlah kendaraan terlihat diberhentikan petugas kepolisian karena melanggar aturan ganjil genap tepat di depan pusat perbelanjaan WTC Mangga Dua.

Seorang pengemudi mobil yang terjaring razia ganjil genap bernama Daus mengaku lupa menggunakan mobil dengan nomor polisi genap saat melintas di Jalan Gunung Sahari.

"Dari Tanjung Priok mau ke Mangga Dua. Enggak tahu, enggak tahu, lupa. oh ya, tanggal ganjil," ungkap Daus saat ditilang petugas Satwil Lantas Jakarta Utara. 

Pelanggar lain, Fredy mengaku tak tahu-menahu mengenai peraturan ganjil genap di Jalan Gunung Sahari tersebut. Pasalnya, ia baru pertama kali melintasinya.

Baca juga: Kawasan Ganjil Genap Jakarta di 25 Titik, Rabu 3 Agustus Hari ini Khusus Pelat Ganjil

"Kurang tahu, baru lewat sini juga. Dari Muara Baru mau ke Senen jemput saudara. Pelanggaran pertama," ungkapnya.

Sementara itu, anggota Satwil Lantas Jakarta Utara yang sedang bertugas Iptu Heri  menjelaskan penerapan aturan ganjil genap di Jalan Gunung Sahari diterapkan dalam dua sesi.

"Konsepnya ganjil genap dibagi dua sesi, yaitu sesi pertama jam 6 pagi sampai jam 10 pagi, sedangkan sesi kedua jam 4 sore sampai jam 9 malam," ujarnya.

Menurut Heri, penerapan aturan ganjil genap dilakukan untuk mengurangi kepadatan jalan raya  dan dapat pula mengurangi polusi udara.

Ilustrasi - lokasi ganjil genap Jakarta di 26 ruas jalan dan 28 di gerbang tol.
Ilustrasi - lokasi ganjil genap Jakarta di 26 ruas jalan dan 28 di gerbang tol. (TMC Polda Metro Jaya)

"Untuk pelanggaran dari pagi hari hingga malam bisa sepuluh. Untuk sanksi ganjil genap dikenakan pasal tilang demikian. Untuk pasal ganjil genap diatur dalam pasal 287 Undang-Undang (UU) 12/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan berupa denda maksimal Rp 500 ribu," ungkapnya.

Heri berpesan agar masyarakat terutama pengguna jalan raya dapat menaati aturan ganjil genap ini agar kepadatan kendaraan di wilayah Jakarta Utara dapat berkunjung.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved