Berita Video

VIDEO Dirugikan Mantan Pengacara, Cynthiara Alona Batal diperiksa Polisi

Cynthiara Alona mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan, guna menjalani BAP dalam kasus dugaan penggalapan aset yang dilakukan oleh eks pengacaranya

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -Cynthiara Alona hari ini mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan, guna menjalani BAP dalam kasus dugaan penggalapan aset yang dilakukan oleh eks pengacarannya, Halim Darmawan yang merugikan dirinya sebesar Rp 800 jutaan.

Namun pemeriksaan itu ditunda lantaran Alona mengaku sakit, sehingga akan dilakukan pemeriksaan pada 16 Agustus mendatang.

"Saya kan baru keluar dari BAP,  penyidik juga menanyakan soal kesehatan jasmani dan rohani, tadi saya kasih lihat obat-obat yang saya punya juga. Ternyata saya baru tahu kalau di BAP itu harus sehat jasmani dan rohani, jadi dijadwalkan ulang pada 16 Agustus," kata Cynthiara Alona di Polres Metro Jakarta Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Jumat (5/8/2022).

Sang pengacara, Waryon Achmad, Alona juga menyerahkan sejumlah bukti. Termasuk mengungkapkan kronologis kejadian itu.

"Agenda hari ini adalah pemeriksaan Cynthiara Alona sebagai korban, seperti  apa kronologinya, dari awal, kenapa bisa terjadi seperti ini," kata Waryono Achmad.

Kata Alona, dia mengatakan seharusnya uang penjualan rumahnya masuk ke tangan Alona. Namun Alona mengklaim justru masuk ke tangan eks pengacarannya.

Baca juga: Ini Kronologi Cynthiara Alona yang Kena Tipu Pengacara saat Mendekam di Penjara

"Yang saya laporkan ini kan masalah perihal sudah berikan kuasa jual tapi seharusnya yang menerima dana itu ibu kandung saya, tapi malahan dia disitu membuat alibi dia yang terima dananya.
Enggak tahu kenapa dia datang, memang di tahanan Polda Metro kan enggak boleh transaksi. Akhirnya mau enggak mau DP Rp20 juta sebagai tanda jadi lah, akhirnya saya tanda tangani tanpa saya baca, dan itu tulisan tangan," bebernya Alona.

Baca juga: Cynthiara Alona Laporkan Mantan Pengacara, Diduga Bawa Uang Rp 800 Juta Hasil Penjualan Rumah Kos

Sebelumnya, Cynthiara Alona mengatakan, kos-kosan itu berhasil dijual oleh Halim dengan harga Rp 820 juta.

Saat itu, sang Ibu sempat menerima 20 Juta dari DP yang telah diserahkan oleh pembeli, namun, sampai saat ini sisa uang tersebut tak kunjung diterima olehnya.

Padahal, sisa uang tersebut dia amanatkan untuk langsung diserahkan kepada sang Ibu.

Baca juga: Cynthiara Alona Berharap Segera Bebas, Stres Tahu Jaksa Ajukan Banding Atas Vonis 10 Bulan Penjara

"Enggak menerima sama sekali (Alona) tapi ibu saya menerima, ibu saya menerimanya pun bukan dari Halim, tapi dari pembeli langsung," ucap Alona.

Saat ditanya alasan melaporkan terduga pelaku, sampai saat ini pihak terlapor memang tak pernah memiliki itikad baik.

Baca juga: Penahanan Cynthiara Alona Diperpanjang, Jaksa Ajukan Banding dan Tidak Terima Vonis 10 Bulan Penjara

Sehingga dia mempercayai pihak berwajib untuk mengusut tuntas permasalahannya ini.

"Kalau saya lebih percaya pihak berwajib, karena pihak berwajib saya yakin akan bijaksana menangani kasus apa pun. Kalau hitung-hitungan sama dia, saya tidak percaya lagi dari awal pun enggak pernah hitung-hitunhan dengan saya," ujar Alona. (m30)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved