Polisi Tembak Polisi

Penyidikan Kasus Brigadir Yosua Berjalan Lambat, Kabareskrim Akui Ada Barang Bukti yang Dihilangkan

Meski terdapat kendala, Agus menyebut pihaknya tetap akan profesional mengusut kasus tersebut.

Editor: Yaspen Martinus
Wartakotalive/Miftahul Munir
Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengungkapkan ada ada barang bukti yang rusak dan dihilangkan, sehingga membuat penyidikan kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, berjalan lambat. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengungkapkan ada ada barang bukti yang rusak dan dihilangkan, sehingga membuat penyidikan kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, berjalan lambat.

"Tentunya memang kendala daripada upaya pembuktian adalah adanya barang bukti yang rusak atau dihilangkan."

"Sehingga membutuhkan waktu untuk mengungkap tuntas kasus ini," kata Agus kepada wartawan, Kamis (4/8/2022) malam.

Kendala itu, kata Agus, berawal saat tim khusus mendapatkan surat dari penyidik untuk melakukan evaluasi terhadap penanganan kasus Brigadir Yosua.

"Kami dari timsus, di samping sebagai Kabareskrim, saya juga masuk sebagai timsus, juga mendapatkan surat dari penyidik untuk melakukan evaluasi terhadap penanganan laporan polisi."

"Limpahan dari polres ke Polda Metro, yang nantinya akan dilakukan evaluasi oleh timsus secara bersama-sama, untuk mengkaji apakah tahapan-tahapan proses yang mereka lakukan sudah sesuai dengan ketentuan atau tidak," ucapnya.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Indonesia Naik Lebih dari 15 Kali Lipat dalam Dua Bulan

Meski terdapat kendala, Agus menyebut pihaknya tetap akan profesional mengusut kasus tersebut.

"Hal ini adalah untuk melaksanakan perintah Bapak Kapolri untuk membuat seterang-terangnya, sehingga siapa pun yang turut serta, atau menyuruh melakukan itu akan terbuka," tegasnya.

25 Personel Diperiksa, Empat Orang Ditempatkan di Tempat Khusus

Sebanyak 25 polisi diperiksa karena diduga tidak profesional dalam mengusut kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved