Breaking News:

Vaksinasi Booster Kedua

Pemprov DKI Jakarta Mengutamakan Para Nakes untuk Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Booster Kedua

Saat ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus menggencarkan vaksinasi Covid-19 booster pertama (dosis ketiga).

YouTube Kompas TV
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Saat ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus menggencarkan vaksin Covid-19 booster pertama (dosis ketiga).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, mengatakan bahwa vaksinasi dosis ketiga tersebut sudah di angka 54 persen.

"Kemudian, cukup meningkat lagi, karena memang ada kebijakan bahwa booster menjadi syarat perjalanan dalam negeri bahkan luar negeri," kata Dwi saat dihubungi pada Jumat (5/8/2022).

Karena sudah berada di angka 54 persen, maka sejak Jumat (29/7/2022) sudah dimulai untuk vaksinasi Covid-19 booster kedua.

Vaksinasi Covid-19 booster kedua atau vaksin dosis keempat itu berlaku bagi para tenaga kesehatan (nakes).

Baca juga: Belum Terdaftar di PeduliLindungi, Nakes RSUD Kota Tangerang Enggan Ikuti Vaksinasi Booster Kedua

Baca juga: Cakupan di Kota Bekasi Masih 43 Persen, Kini Muncul Vaksinasi Booster Kedua

Baca juga: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Minta Pelaksanaan Vaksinasi Booster Selesai Dalam Tiga Bulan

Dwi berujar bahwa vaksin tersebut sudah berjalan secara bertahap terhadap para nakes yang bekerja di fasilitas kesehatan (faskes).

"Jadi memang diberikan bagi para nakes yang bekerja di faskes yang misalnya langsung memberkkan vaksinasi," ujar Dwi.

Namun, vaksinasi Covid-19 booster kedua juga diberikan kepada nakes yang membuka pelayanan sendiri (internal).

BERITA VIDEO: WARTAKOTA LIVE UPDATE SIANG: JUMAT, 5 AGUSTUS 2022

Dwi menginformasikan, terdapat sebanyak 92.000 nakes yang tercatat untuk menerima vaksinasi Covid-19 booster kedua.

Jumlah tersebut merupakan nakes yang berada di DKI Jakarta, dan pastinya sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 booster pertama.

"Nanti enam bulan setelah itu, mereka bisa menerima vaksinasi Covid-19 booster kedua," ucap Dwi.

Dwi menjelaskan, untuk jenis booster kedua disamakan dengan jenis booster pertama.

Apabila saat vaksinasi Covid-19 booster pertama menggunakan moderna, maka booster keduanya juga akan diberikan jenis moderna.

Saat ditanya perihal jenis vaksinasi Covid-19 booster kedua untuk umum, Dwi mengaku belum bisa memastikan.

"Belum tahu , karena kebijakan pengaturan jenis vaksin itu langsung dari Kementerian Kesehatan yang mengeluarkan kebijakannya," terang Dwi.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved