Berita Tangerang

Kisah Imigran Gelap Asal Indonesia, Sempat Dipenjara di Malaysia Terima Hinaan hingga Cercaan

Sebanyak 190 imigran gelap asal Indonesia akhirnya kembali pulang ke Tanah Air, pada Kamis (4/8/2022) usai dideportasi dari Malaysia.

Wartakotalive/Gilbert Sem Sandro
Hadi Jokopurnomo, salah seorang imigran gelap Indonesia yang dideportasi dari Malaysia saat ditemui di Bandara Soekarno Hatta, Kamis (4/8/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, Tangerang - Sebanyak 190 imigran gelap asal Indonesia akhirnya kembali pulang ke Tanah Air, pada Kamis (4/8/2022) usai dideportasi dari Malaysia.

Ratusan Pekerja Migran Indonesia (PMI) itu mengungkapkan rasa syukurnya dapat kembali pulang ke Tanah Air, usai menjalani hidup di penjara Imigrasi Malaysia.

Salah seorang diantaranya ialah Hadi Jokopurnomo (43), imigran asal Tulungagung, Jawa Timur.

"Syukur Alhamdulillah sekali, akhirnya saya bisa pulang kembali ke Indonesia, tidak seperti di perantauan di Malaysia yang justru hidupnya susah," ujar Hadi Jokopurnomo saat diwawancarai Wartakotalive.com, Kamis (4/8/2022).

Hadi mengaku, rasa syukur yang diungkapkannya pasca tiba di Indonesia itu disebabkan oleh beratnya kondisi bertahan hidup selama menjadi tahanan imigrasi Malaysia.

Hidup dengan serba kesulitan, mengalami siksaan, caci maki, hinaan, hingga sakit yang tidak diobati, adalah beberapa kengerian pengalaman hidup yang dialaminya.

"Hidup di penjara Malaysia itu sangat menyedihkan sekali, amat sadis sekali, bahkan sampai sakit saja baru diobati bila sudah sangat parah," kata dia.

Baca juga: BERITA FOTO : Kapal Perang TNI AL Tangkap Pekerja Imigran Gelap Pulang Kampung

Hadi pun mengungkapkan, salah satu penyakit yang kerap dialami tahanan imigran Indonesia saat menjadi tahanan ialah menderita sakit kulit.

Hal tersebut disebabkan, lantaran minimnya peralatan mandi para imigran Indonesia yang ditahan, serta buruknya kualitas air yang tersedia.

"Luka-luka di sekujur badan dan penyakit-penyakit kulit sangat sering kami alami, karena peralatan mandi yang amat mahal dan air yang buruk," terangnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved