Polisi Tembak Polisi

LPSK Tetap Bisa Berikan Perlindungan kepada Bharada E Meski Jadi Tersangka, Ini Syaratnya

Di sisi lain, proses permohonan perlindungan terhadap Bharada E masih berjalan di Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Editor: Yaspen Martinus
Kolase Tribun Sumsel
Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu menjadi tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. 

Hal tersebut sekaligus mempertegas pernyataan Andreas Nahot Silitonga, kuasa hukum Bharada E, yang menyebut koordinasi pihaknya dengan LPSK sebagai langkah permohonan preventif untuk sang klien.

Baca juga: Asesmen Perlindungan, Pekan Depan LPSK Periksa Psikis Istri Irjen Ferdy Sambo di Rumahnya

Andreas juga menyatakan hal senada, namun enggan membeberkan secara detail bentuk ancaman yang diterima oleh kliennya.

Menanggapi hal tersebut, Edwin juga enggan menyebutkan bentuk pengancaman dan siapa sosok yang mengancam Bharada E.

Pembahasan tersebut, kata Edwin, hanya akan disampaikan dalam rapat pimpinan LPSK, dan belum dapat disampaikan kepada publik.

Baca juga: Terima Keluhan dan Pandangan dari Keluarga Brigadir Yosua, Mahfud MD: Pokoknya Buka, Gitu Aja

"Tetapi itu juga mohon maaf belum bisa kami sampaikan kepada publik, kami hanya sampaikan kepada rapat pimpinan LPSK," cetus Edwin.

LPSK menerima permohonan perlindungan dari Bharada E pada 14 Juli 2022.

Hingga kini proses pemberian asesment perlindungan terhadap Bharada E di LPSK masih berlangsung. (Rizki Sandi Saputra)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved