Polisi Tembak Polisi

Komjen Agus Andrianto Ungkap Alasan Bareskrim Polri Tidak Terapkan Pasal 340 KUHP ke Bharada E

Komjen Agus Andrianto mengungkap alasan mengapa Bharada E yang telah berstatus tersangka tidak dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Junianto Hamonangan
Warta Kota/Miftahul Munir
Komjen Agus Andrianto mengungkap alasan mengapa Bharada E yang telah berstatus tersangka tidak dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan. 

WARTAKOTALIVE.COM, KEBAYORAN BARU - Bareskrim Polri telah menetapkan Bharada E sebagai tersangka pembunuhan terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo pada Rabu (3/8/2022) malam.

Bharada E dikenakan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan Jo Pasal 55 dan 56 KUHP tentang menghilangkan nyawa orang lain ancaman 15 tahun penjara.

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengatakan, pihaknya tidak menerapkan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana karena masih terus mendalami.

"Ini masih rangkaian proses pendalaman dari temuan selama pemeriksaan oleh Timsus yang dilakukan," ucapnya di Mabes Polri Kamis (4/8/2022).

Menurut Agus, pihaknya juga memeriksa 25 personel aparat kepolisian yang menangani awal kasus kematian Brigadir Yosua.

Baca juga: Bharada E Tersangka, LPSK Buka Kemungkinan Perlindungan Sebagai Justice Collaborator

Bahkan, sebagai personel yang tengah menjalani proses pemeriksaan oleh timsus bakal ditaruh di tempat khusus.

Apabila dala proses pemeriksaan ini ditemukan pelanggaran tindak pidana dan perbuatan yang dilakukan atas kematian Brigador Yosua maka akan diproses secara hukum.

"Baik itu menghalangi proses penyidikan, menghilangkan barang bukti, menyembunyikan barang bukti sehingga menghambat proses penyidikan, nantinya akan setelah menjalani proses pemeriksaan kode etik," tutur Jenderal bintang tiga.

Jika nantinya rekomendasi dari Irwasum bakal dijadikan dasar untuk melakukan peningkatan status kepada beberapa anggota polisi tersebut.

Tidak menutup kemungkikan, penyidik alam membongkar adanya yang melakukan, menyuruh perbuatan pidana ataupun dengan kuasanya memberi perintah membunuh Brigadir Yosua.

Baca juga: LPSK Minta Polri Lindungi Bharada E di Rutan, Jangan Sampai Bunuh Diri

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved