Polisi Tembak Polisi

Bareskrim Polri Tetapkan Bharada E Tersangka Kasus Penembakan Brigadir J

Bareskrim Mabes Polri menetapkan Bharada E jadi tersangka penembakan Brigadir J atau Brigadir Nofriasnyah Yoshua Hutabarat di rumah Irjen Ferdy Sambo.

Kolase Tribun Sumsel
Bareskrim Mabes Polri menetapkan Bharada E jadi tersangka penembakan Brigadir J atau Brigadir Nofriasnyah Yoshua Hutabarat di rumah Irjen Ferdy Sambo. 

WARTAKOTALIVE.COM, KEBAYORAN BARU -  Bareskrim Mabes Polri menetapkan bahwa Bharada E sebagai tersangka akibat kasus polisi tembak polisi, yang menewaskan Brigadir J atau Brigadir Nofriasnyah Yoshua Hutabarat, di rumah Kadiv Propam nonaktif, Irjen Pol Ferdy Sambo. 

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian mengatakan, Sebanyak 42 saksi sudah diperiksa, dan  sejumlah alat bukti.

"Penyidik sudah melakukan gelar perkara dan pemeriksaan saksi juga sudah dianggap untuk menetapkan Bharada E sebagai tersangka," ujar Andi di Mabes Polri,Jakarta Selatan, Rabu (3/8/2022).

Andi menambahkan penyidik masih dalam pengembangan, kemungkinan penambahan tersangka baru masih mungkin terjadi.

Baca juga: LPSK Tegaskan Bharada E Bisa Mendapatkan Perlindungan Darurat Apabila Mendapatkan Ancaman Nyawa

Sementara Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menunda proses pemeriksaan terhadap tim Puslabfor dan tim siber Polri perihal kematian Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat. 

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan, belum mendapat informasi kembali perihal pemeriksaan siber dan digital forensik.

"Sampai hari ini, pihak kami belum mendapatkan kabar siber sama digital forensik bisa datang kapan," ujar Choirul Anam di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (3/8/2022).

Anam menjelaskan, penundaan pemeriksaan karena adanya penambahan ponsel yang nantinya akan diperiksa. 

"Karena ada permintaan tambahan hp itu lah, mungkin minggu ini belum bisa diselenggarakan soal siber dan digital forensik, kami minta minggu depan," ujar Anam. 

Baca juga: Bharada E Melapor ke LPSK Perihal Ada Dugaan Ancaman Terhadapnya

Sebelumnya, Rabu (3/8/2022), Komnas HAM akan kembali memeriksa tim siber dari Mabes Polri. Pemeriksaan akan dilakukan terkait kasus penembakan yang menewaskan Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

"Tapi kita masih lihat sore ini (Selasa) kepastian karena kita kan sedang menyiapkan bahan-bahan yang kami minta," ujar Ketua Komnas Ahmad Taufan Damanik.

Sebelumnya, Brigadir J tewas dalam kasus  polisi tembak polisi di rumah Irjen Ferdy Sambo di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (8/7/2022). 

Pihak polisi menyampaikan, penembakan itu berawal dari dugaan pelecehan yang dilakukan Brigadir J terhadap istri Sambo. Alfian Firmansyah (M32)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved