Polisi Tembak Polisi

Polisi Belum Siap, Komnas HAM Tunda Pemeriksaan Soal Uji Balistik Jadi Hari Jumat Pekan Ini

Berdasarkan keterangan yang diterima Tribunnews, perubahan jadwal tersebut disampaikan oleh ketua tim khusus Polri.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Muhamad Fajar Riyandanu
Komnas HAM menunda permintaan keterangan uji balistik dari tim khusus bentukan Kapolri. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Komnas HAM menunda permintaan keterangan uji balistik dari tim khusus bentukan Kapolri.

Permintaan keterangan uji balistik itu terkait insiden penembakan yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

"Betul, ditunda jadi Hari Jumat (5/8/2022)," kata komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara saat dikonfirmasi, Selasa (2/8/2022).

Berdasarkan keterangan yang diterima Tribunnews, perubahan jadwal tersebut disampaikan oleh ketua tim khusus Polri.

Sebab, tim khusus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigi Prabowo itu masih membutuhkan waktu untuk menyiapkan bahan yang diperlukan Komnas HAM.

"Perubahan ini disampaikan oleh ketua tim khusus Polri karena masih membutuhkan waktu untuk persiapan bahan yang diperlukan bagi Komnas HAM," bunyi keterangan tersebut.

Baca juga: DAFTAR Lengkap PPKM Jawa-Bali Hingga 1 Agustus 2022: Semua Provinsi Bertahan di Level 1

Komnas HAM berharap perubahan jadwal yang ada bisa memaksimalkan proses pemberian keterangan dan pendalaman data dan fakta.

Sebelumnya, komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan, pihaknya akan meminta keterangan kepada Puslabfor Polri, terkait uji balistik menyangkut kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Anam menjelaskan, permintaan keterangan tersebut diagendakan pada Rabu (3/8/2022) pekan ini.

Baca juga: Kuasa Hukum Bilang Otak Brigadir Yosua Tak Ditemukan, Polri: Hasil Autopsi Ulang Belum Keluar

Hal tersebut disampaikannya usai Komnas HAM meminta keterangan terhadap Adc atau ajudan dan pengurus rumah Sambo terkait tewasnya Brigadir Yosua.

Permintaan keterangan dan pernyataan Anam tersebut disampaikan di Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Senin (1/8/2022).

"Pekan ini Hari Rabu kami minta Puslabfor yang menangani soal balistik datang ke Komnas HAM memberikan keterangan," ucap Anam.

Baca juga: LPSK Buka Peluang Periksa Istri Irjen Ferdy Sambo di Rumahnya

Anam menjelaskan, dalam permintaan tersebut rencananya Komnas HAM akan menanyakan sejumlah hal, di antaranya terkait penggunaan senjata dalam insiden tersebut.

"Pemeriksaan berikutnya Hari Rabu terkait uji balistik."

"Balistik ini memang untuk melihat ini senjatanya siapa, pelurunya karakternya apa, dan lain sebagainya. Ini terkait penggunaan senjata," terang Anam. (Fersianus Waku)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved