Lifestyle

Bukan Tujuan Wisata, Pabrik Ternyata Diminati Masyarakat untuk Dikunjungi, Ini Buktinya

Bukan tempat wisata tapi pabrik ternyata juga menarik minat masyarakat terutama ibu-ibu untuk berkunjung.

istimewa
Gedung Ajinomoto Visitor Center (AVC) banyak dikunjungi masyarakat terutama para ibu-ibu 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Bukan tempat wisata tapi pabrik ternyata juga menarik minat masyarakat terutama ibu-ibu untuk berkunjung.

Apalagi pabrik itu memproduksi sesuatu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari atau yang digunakan.

Bahkan saat pandemi di mana ada pembatasan aktivitas di luar rumah, mengunjungi pabrik bisa tetap dilakukan. Caranya dengan virtual. 

Lagi-lagi cara virtual pun cukup diminati. 

Hal ini dikemukakan oleh Grant Senjaya, Head of Public Relations – PT Ajinomoto Indonesia mengenai keberadaan Gedung Ajinomoto Visitor Center (AVC) pada 25 Juli 2019.

Ia mengatakan, perusahaan yang  memproduksi monosodium glutamate (MSG) ini memulai bisnisnya di Tanah Air sejak 1969 dan mendirikan pabrik pertamanya di Mojokerto pada 1970.

Keberadaan Gedung  AVC ini sebagai wadah bagi berbagai komunitas untuk mengetahui lebih dalam produk-produk  serta berbagai aplikasi menu rendah garam namun tetap lezat bergizi dari Dapur Umami.

Sejak diresmikan, antusias masyarakat sudah terlihat.

Namun beberapa bulan kemudian pandemi Covid-19 melanda seluruh dunia termasuk Indonesia. Pembatasan kegiatan pun dilakukan. 

“Tentu saja kami tak mau ambil resiko untuk melakukan kunjungan langsung (offline) di tengah pandemi Covid-19, namun kami tetap memiliki target supaya masyarakat umum antusias untuk mengunjungi AVC. Saat itulah kami menyadari bahwa hambatan ini adalah tembok besar yang harus dilampaui," lanjutnya.

Sejak itulah terpikirkan untuk melakukan kunjungan pabrik secara virtual (live virtual factory).

Baca juga: Signify Resmikan Pabrik Luminer Cetak 3D di Tangerang, Produk 100 Persen dari Bahan Daur Ulang

Baca juga: Upaya Capai Zero Waste dan Proses Produksi yang Ramah Lingkungan dari PT Ajinomoto Indonesia

Banyak elemen dalam platform ini dibuat dengan menggunakan teknologi kamera 360ᵒ, sehingga pengunjung dapat menjelajahi semua fasilitas layaknya virtual reality. Tidak hanya itu, Tim AVC juga membuka sesi Live Virtual Factory Tour di platform ini.

Sehingga pengunjung tidak hanya dapat menjelajahi berbagai macam fitur sendiri, tetapi juga berinteraksi dengan karyawan  di Visitor Center, yang akan memandu sesi Live Virtual Factory Tour.

“Melalui platform dan fitur ini, pengunjung dapat menjangkau factory tour ke pabrik Ajinomoto hanya dalam genggaman tangan. Namun, bagi yang tetap ingin dipandu dan mendapatkan banyak interaksi dengan teman satu grup maupun tour guide AVC, kami juga membukakan sesi Live Virtual Factory Tour,” ucap Grant.

Ia mengatakan, platform dan fitur sejak luncurkan hingga sekarang, AVC dikunjungi 7.748 visitor yang berasal dari berbagai lapisan elemen masyarakat Indonesia melalui sesi Live Virtual Factory Tour.

Kemudian, dari awal diresmikan hingga sekarang ini, AVC telah dikunjungi oleh 11.349 visitor.

Saat ini AVC sudah mulai membuka kunjungan secara offline namun dalam jumlah yang terbatas.

Baca juga: Cerita UMKM yang Terpuruk saat Pandemi lalu Bangkit dengan Memanfaatkan Platform Digital

Baca juga: Bank Mandiri Meresmikan 241 Cabang Digital

Bagi yang sudah tidak sabar dan penasaran belum pernah merasakan berkunjung langsung ke AVC,  bisa cek jadwal ketersediaan kunjungan offline melalui email: visitor_center@asv.ajinomoto.com, atau dapat menghubungi melalui whatsapp di nomor: 082286005070.

Bagi yang belum mendapatkan kesempatan kunjungan offline dalam jumlah yang terbatas, Tim AVC tetap membuka untuk sesi Live Virtual Factory Tour. (*)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved