Narkoba

Gelar Pesta Sabu, Anggota DPRD Purwakarta Ditangkap Polisi Bersama Dua Rekannya

Polres Purwakarta menangkap seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Purwakarta saat tengah menggelar pesta sabu

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/Muhammad Azzam
Ilustrasi Alat hisap sabu dan timbangan elektrik. Polres Purwakarta menangkap seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Purwakarta saat tengah menggelar pesta sabu bersama dua rekannya. Anggota DPRD Purwakarta itu ditangkap di satu rumah di wilayah Purwakarta bersama satu pria dan satu perempuan, Minggu (31/7/2022) malam. 

WARTAKOTALIVE.COM, PURWAKARTA -- Polres Purwakarta menangkap seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Purwakarta saat tengah menggelar pesta sabu bersama dua rekannya.

Anggota DPRD Purwakarta itu ditangkap di satu rumah di wilayah Purwakarta bersama satu pria dan satu perempuan, Minggu (31/7/2022) malam.

Kapolres Purwakarta AKBP Edwar Zulkarnain menyebutkan bahwa anggota DPRD Purwakarta ditangkap berinisial YN.

Baca juga: Bingung Cari Uang, Pengedar Sabu Kembali Jual Narkoba di Kampung Boncos Palmerah

Sedangkan teman laki-lakinya yakni LA dan rekan perempuannya berinsial WW.

“Penangkapan ketiganya dilakukan pada Minggu (31/7/2022) malam," kata Zulkarnain dalam keterangan resminya, Senin (1/8/2022).

Pada penangkapan itu, katanya petugas menyita sejumlah barang bukti dari tangan mereka.

Diantaranya adalah alat isap sabu.

Baca juga: Polres Metro Jakarta Barat Segel Rumah Kontrakan Bandar Narkoba Sabu di Kampung Ambon

“Kami menemukan barang bukti berupa alat isap sabu yang telah digunakan,” ujar Edwar.

Dari hasil tes urine yang dilakukan kata Edwar menyebut ketiganya dipastikan positif sabu.

“Berdasarkan hasil tes urine, ketiganya positif narkoba jenis sabu. Ketiga pelaku kini kita amankan di Mapolres Purwakarta," kata dia.

Menurut Edwar pihaknya masih mengumpulkan keterangan dan barang bukti lainnya untuk melihat apakah para pelaku pengguna saja atau juga termasuk dalam jaringan pengedar.

"Kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Apakah ketiga orang ini pengguna saja atau jangan-jangan pengedar narkoba. Termasuk, menelusuri pihak-pihak yang terlibat dalam peredaran barang terlarang itu," katanya.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak DPRD Purwakarta terkait kasus tersebut. (MAZ)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved