Breaking News:

Buronan KPK

Apa Kabar Harun Masiku? Wakil Ketua KPK Alexander Marwata: Masih Dicari

Sudah 900 hari, tersangka pemberi suap dalam perkara pergantian antar-waktu (PAW) anggota DPR periode 2019-2024 itu belum juga ketemu.

Editor: Yaspen Martinus
Istimewa
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeklaim masih mencari bekas calon anggota legislatif PDIP Harun Masiku, yang menjadi buronan sejak 2020 silam. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeklaim masih mencari bekas calon anggota legislatif PDIP Harun Masiku, yang menjadi buronan sejak 2020 silam.

Sudah 900 hari, tersangka pemberi suap dalam perkara pergantian antar-waktu (PAW) anggota DPR periode 2019-2024 itu belum juga ketemu.

"Dan bagaimana Harun Masiku? Itu juga masih dicari," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dilihat dari tayangan YouTube KPK, Jumat (29/7/2022).

Baca juga: Brigadir Yosua Cerita kepada Pacar Soal Ancaman Pembunuhan, Diminta Cari Pria Lain

Alex mengatakan, dalam mencari Harun Masiku, KPK menggandeng Interpol.

Namun, Alex mengakui, minimnya informasi keberadaan Harun Masiku, membuat KPK tak kunjung menemukan sang buronan.

"Tentu dengan kerja sama dengan Polri dengan Interpol, itu akan menjadi lebih mudah informasi keberadaan yang bersangkutan bisa dilacak."

Baca juga: Brigadir Yosua Dimakamkan Secara Kedinasan, Napoleon: Abdi Negara Harus Dihargai, Apalagi Dia Korban

"Kalau nanti posisi yang bersangkutan ada di mana dan sudah bisa dipastikan, akan kami jemput," tutur Alex.

Harun Masiku dijadikan tersangka oleh KPK karena diduga menyuap mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan, supaya bisa ditetapkan sebagai pengganti Nazarudin Kiemas yang lolos ke DPR, tetapi meninggal dunia.

Harun diduga menyiapkan uang sekira Rp850 juta untuk pelicin agar bisa melenggang ke Senayan.

Baca juga: Napoleon kepada Pembunuh Brigadir Yosua: Ngaku Kau, Enggak Usah Sembunyi! Tak Susah Hidup di Penjara

Harun sudah menghilang sejak operasi tangkap tangan (OTT) kasus ini berlangsung pada Januari 2020.

Tim penyidik KPK terakhir kali mendeteksi keberadaan Harun di sekitar PTIK.

KPK lantas memasukkan Harun Masiku sebagai daftar buronan pada 29 Januari 2020. (Ilham Rian Pratama)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved